16-7-2025 - Puisi : Bikin Mudah Mengerti (PST GKJ Bahasa Indonesia) episode artwork

EPISODE · Jul 15, 2025 · 4 MIN

16-7-2025 - Puisi : Bikin Mudah Mengerti (PST GKJ Bahasa Indonesia)

from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Mazmur 119:105Penulis : G.I. Alfa ImannuelUntuk apa seseorang menulis puisi? Beberapa orang menulis puisi untuk mencurahkan isi hati. Hati yang penuh cinta, menghasilkan puisi romansa. Hati yang sedih, membuahkan puisi tragedi. Hati yang penuh penyesalan, dapat menghasilkan puisi pertobatan. Namun beberapa orang lain menulis puisi untuk mengutarakan gagasan – ide dalam pikiran. Tujuannya adalah supaya gagasan itu mudah dimengerti dan diajarkan. Salah satu orang yang menuliskan puisi dengan tujuan tersebut adalah Isaac Watts. Pada masa itu Watts sering merasakan bahwa teks-teks Alkitab tidak mudah untuk dimengerti. Sehingga ia merasa terpanggil oleh Tuhan untuk menggubah kata-kata di Alkitab menjadi sebuah puisi. Puisi itu kemudian diaransemen menjadi lagu. Pada usia 18 tahun ia menyusun rata-rata satu nyanyian setiap minggu untuk gerejanya. Salah satu karyanya yang terkenal dan sering kita nyanyikan berjudul “Joy to the World”, yang kini kita nyanyikan dengan judul lagu “Hai Dunia Gembiralah”. Dalam kitab-kitab Perjanjian Lama kita akan menemukan teks-teks yang dituliskan dengan gaya bahasa puisi. Kitab Puisi – sekalipun tidak memberikan jawaban atas semua pertanyaan hidup kita, namun memberikan kita materi yang komprehensif mengenai hubungan manusia dengan Tuhan. Misalnya, kita dapat belajar memaknai penderitaan melalui kitab Ayub. Dalam kitab Mazmur kita dapat belajar memiliki keintiman – hubungan yang akrab dengan Tuhan. Amsal mengajarkan kita bahwa hikmat yang sejati diperoleh melalui takut akan Tuhan. Saat kita merasa hidup ini sia-sia, kitab Pengkhotbah menjadi sangat relevan untuk dibaca. Tidak lupa juga saat merasa jatuh cinta, Kitab Kidung Agung memberikan nuansa keindahan dan kekudusan dalam hubungan percintaan. Para penulis kitab puisi ingin menunjukkan kepada kita cara hidup yang benar, dalam menjalani berbagai peristiwa kehidupan, sedih, senang, bosan, lelah, sakit, putus cinta, dsbnya. Seperti pemazmur yang mengatakan bahwa, “Firmanmu adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Pelita adalah lampu yang digunakan untuk menerangi ruangan yang gelap dalam rumah. Selain itu, pelita juga seperti senter yang dapat menerangi jalan kita, saat keluar dari rumah. Apa jadinya bila dalam hidup kita tidak ada pelita? Kita akan kepleset masuk got, menabrak tiang, bahkan yang paling parah tersesat. Tanpa firman Tuhan hidup kita bisa celaka dan sesat. Saat kita bersedih, bersukacita, berharap, mencari jawaban-jawaban atas persoalan hidup ini, bacalah firman Tuhan. Bolehlah membaca kitab Nabi-nabi dan Wahyu. Tapi kalau terlalu pusing dan berat, bacalah kitab-kitab Puisi – kitab Mazmur dan Amsal, akan menolong kita memahami kehendak Allah.“Dari berduka sampai bersuka, kitab-kitab puisi dapat memberi arti”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Mazmur pasal berapa yang Anda sukai? Mengapa itu bermakna bagi Anda?2. Bagaimana firman Allah dapat menjadi pelita bagi hidup Anda?

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Jul 15, 2025

Embed this episode

NOW PLAYING

16-7-2025 - Puisi : Bikin Mudah Mengerti (PST GKJ Bahasa Indonesia)

0:00 4:29

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta?

This episode is 4 minutes long.

When was this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode published?

This episode was published on July 15, 2025.

Can I download this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!