EPISODE · Aug 15, 2025 · 4 MIN
16-8-2025 - Melangkah Maju Bersama Janji-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 20:24Penulis : G.I. Agnes ChristinaTahun 1555, seorang pengkhotbah bernama Hugh Latimer berdiri di tiang pembakaran bersama sahabatnya, Nicholas Ridley. Mereka dihukum mati karena memberitakan Injil Kristus di Inggris saat itu. Di tengah kobaran api, Latimer berkata dengan suara keras, “Bersukacitalah, Ridley! Hari ini, kita menyalakan lilin di Inggris yang—oleh anugerah Allah—tak akan pernah padam.” Kalimat itu mengguncang dunia. Kata-kata profetis ini menjadi kenyataan di era Ratu Elizabeth I, membuktikan bahwa pengorbanan mereka tidak sia-sia. Kenapa ada orang yang tetap melangkah maju, bahkan saat api menanti di depan mata? Karena mereka tahu pelayanan ini bukan soal hidup nyaman, tapi soal janji kekal. Itulah juga yang jadi semangat Paulus di Kisah Para Rasul 20:24. Ia tidak terikat pada kenyamanan, tapi pada misi. Tujuannya bukan sekadar bertahan, tapi menyelesaikan pelayanan yang Tuhan Yesus percayakan kepadanya.Dalam konteks panggilan kita hari ini, kita percaya bahwa pelayanan bukan cuma terlihat saat kita aktif di gereja—tapi juga saat kita hidup dengan setia di rumah, di tempat kerja, di kampus, dan di tengah masyarakat. Seluruh aspek hidup kita adalah ladang pelayanan. Di tengah pelayanan, kita mungkin tidak menghadapi api literal seperti Latimer, tapi “api kehidupan” bisa datang dalam bentuk lain: kelelahan, konflik, kehilangan arah, bahkan krisis motivasi. Saat pelayanan tidak seindah ekspektasi, kita mudah bertanya, “Masih mau lanjut tidak ya?” Tapi justru di momen itulah kita perlu melihat ulang arah dan janji-Nya. Tuhan tidak pernah janjikan pelayanan yang gampang, tapi Dia janji akan menyertai. Janji-Nya bukan cuma soal hasil akhir, tapi penyertaan setiap langkah. Maka, pelayanan yang teguh bukan berasal dari kekuatan mental, tapi dari hati yang terus melekat pada Kristus—sumber semangat yang tidak habis-habisnya (kekal).Hari ini, kalau Anda mulai merasa kehilangan nyala, jangan langsung cari pelarian—coba cari ulang arah tujuan. Duduk, diam, dan tanya: “Apa yang Tuhan pernah taruh di hatiku dulu waktu aku mulai pelayanan ini?” Lalu ambil satu langkah kecil minggu ini. Mungkin menyapa lagi yang sempat kamu jauhi, mendoakan pelayananmu dengan lebih sungguh, atau sekadar berkata: “Tuhan, aku mau lanjut karena Engkau masih berjalan bersamaku.” Kita melangkah bukan untuk mencari pengakuan, tapi untuk menyelesaikan. Karena yang memanggil kita, telah berjanji akan berjalan bersama kita—sampai akhir.“Kita melangkah bukan untuk mencari pengakuan, tapi untuk menyelesaikan.”Pertanyaan untuk Direnungkan:1. ‘Api kehidupan’ apa yang paling sering menguji ketekunanmu dalam pelayanan (kelelahan, konflik, rasa sia-sia, dll)?2. Jika penyertaan Tuhan adalah satu-satunya jaminan dalam pelayananmu hari ini, apa langkah praktis yang bisa kamu ambil untuk lebih melekat pada-Nya di tengah ‘kobaran api’ yang kamu hadapi?
Embed this episode
NOW PLAYING
16-8-2025 - Melangkah Maju Bersama Janji-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.