EPISODE · Sep 15, 2025 · 4 MIN
16-9-2025 - Untuk Apa Mission Trip ? (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Lukas 10:17-20Penulis : G.I. Swannius BongSalah satu kegiatan gereja yang paling banyak memberikan pembelajaran dan menyenangkan adalah terlibat dalam mission trip. Saya sudah terlibat mission trip sejak awal kuliah S1, dengan begitu banyak pengalaman seru, pelayanan pendalaman yang tidak pernah saya temukan di kota, menghadapi peperangan dengan kuasa gelap, dan masih banyak lagi. Namun, setelah beberapa kali ikut mission trip, dalam diskusi dengan tim muncul kesadaran bahwa pelayanan yang sifatnya jangka pendek dan sementara saja tidaklah cukup. Perlu fokus pada pelayanan yang bersifat jangka panjang. Akhirnya tercetus ide untuk melakukan retreat berjenjang bagi siswa SMA, mulai dari perkenalan hingga camp pelatihan karakter dan kepemimpinan. Sebuah semangat memandang misi yang tidak lagi berfokus pada target sementara atau sekadar “trip” saja, tetapi memiliki tujuan jangka panjang.Dalam nas yang kita renungkan hari ini, Yesus melakukan pelatihan misi kepada tujuh puluh murid dengan mengutus mereka masuk dalam mission trip. Yesus mengajar mereka langsung di lapangan. Mission trip yang Yesus adakan kepada murid-murid menghasilkan sukacita yang luar biasa bagi mereka. Seperti mission trip masa kini, banyak hal terjadi kepada murid-murid itu. Mereka kembali dengan membawa kisah-kisah spektakuler. Mereka mengusir setan. Mereka melihat bagaimana setan-setan itu takluk kepada mereka. Yesus juga mengajar mereka bahwa kuasa yang diberikan-Nya dapat bekerja dengan luar biasa sehingga tidak ada kuasa yang dapat membahayakan mereka (ay. 19). Murid-murid penuh sukacita dan kebanggaan. Namun, tampaknya Yesus tidak mau mereka salah memahami arti dari mission trip yang mereka lakukan. Mission trip bukanlah tujuan. Kejadian seru dan menarik juga bukan tujuan. Jauh lebih penting dari momen singkat itu adalah nilai yang sifatnya kekal, yaitu: “namamu terdaftar dalam kerajaan di sorga.” Martyn Lloyd-Jones dalam khotbah menafsirkan bahwa kehidupan seseorang yang diketahui tercatat dalam kerajaan sorga ditandai dengan beriman kepada Kristus, menaati perintah Allah, mengasihi sesama, dan hidup yang menjadi kesaksian oleh Roh Kudus.Saudaraku, keterlibatanmu dalam mission trip bukanlah misi hidupmu yang sebenarnya. Mission trip hanyalah pelatihan dan penyegaran rohani. Pelayanan misi yang sejati justru terjadi setelah kegiatan mission trip itu. Misi yang bersifat jangka panjang; misi yang membawa murid-murid berbuah tetap. Misi yang bersifat kekal, yang ditandai dengan adanya pelayanan misi melalui kesaksian oleh kuasa Roh Kudus yang berkesinambungan, kesaksian Injil melalui kehidupan sehari-hari, dan kontribusi Injil melalui panggilan hidup masing-masing. Itu semua adalah tanda seseorang yang namanya terdaftar dalam kerajaan sorga.“Kebanggaan akan keberhasilan kegiatan mission trip tidak ada artinya jika panggilan misi yang kekal dari hidupmu tidak dikerjakan bagi sekitarmu dan dalam profesimu”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apa tujuan yang benar ketika anda terlibat dalam mission trip?2. Pelayanan misi yang berdampak kekal apa yang perlu kerjakan mulai sekarang?
Embed this episode
NOW PLAYING
16-9-2025 - Untuk Apa Mission Trip ? (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.