16 September 2026 - Merayakan Kesetiaan Allah | Ester 9-10 episode artwork

EPISODE · Sep 15, 2026 · 5 MIN

16 September 2026 - Merayakan Kesetiaan Allah | Ester 9-10

from Sinode Gereja Kristus Yesus · host Sinode Gereja Kristus Yesus

Merayakan Kesetiaan AllahRabu, 16 September 2026Bacaan Alkitab hari ini:Ester 9-10Sekalipun kata "Allah" tidak pernah disebut secara eksplisit, kedaulatan-Nya memancar kuat di balik setiap peristiwa dalam Kitab Ester. Setelah lolos dari ancaman pemusnahan massal oleh Haman, umat Yahudi mengalami pembalikan keadaan yang radikal (Ester 9-10). Peristiwa pembalikan itu diperingati sebagai Hari Raya Purim. Peristiwa itu bukan sekadar catatan kemenangan politis, tetapi proklamasi iman tentang kesetiaan Allah, termasuk dalam hal-hal yang dalam kacamata manusia mustahil terwujud. Ada tiga pilar penting yang bisa kita pelajari:Pertama, Allah bekerja di balik layar untuk memelihara dan melindungi umat perjanjian-Nya. Ester 9:1–19 mencatat pembalikan nasib: Hari yang dirancang Haman untuk membinasakan orang Yahudi justru menjadi hari kemenangan orang Yahudi atas musuh-musuh mereka. Menariknya, orang Yahudi tidak mengambil barang jarahan (9:10,15–16). Hal ini membuktikan bahwa mereka menjalankan keadilan Allah, bukan sekadar balas dendam atau mengumbar keserakahan. Kedua, Hari Raya Purim ditetapkan agar bangsa Israel tidak lupa bersyukur dan bersukacita bersama. Mordekhai dan Ester menetapkan hari yang semula penuh dukacita menjadi hari perjamuan dan sukacita (9:22), dirayakan turun-temurun agar kebaikan Allah tak pernah dilupakan (9:28). Kata "Purim" berasal dari kata Pur, artinya "undi". Nama "Purim" mengingatkan bahwa hari yang dirancang Haman untuk mendukacitakan mereka kini dirayakan dengan sukacita. Ketiga, Hari Raya Purim dirayakan dengan saling mengirim makanan dan memberi sedekah kepada orang miskin (9:22). Kesetiaan Allah yang diterima tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi meluap dalam kepedulian kepada sesama. Semangat yang sama tampak dalam skala lebih luas di penutup kitab: Ester 10 mencatat bahwa Tuhan memakai kedudukan Mordekhai untuk mendatangkan kesejahteraan bagi seluruh bangsa Yahudi. Kesetiaan Allah bergema secara konsisten sepanjang Kitab Ester. Pertanyaan terbesar orang Yahudi di pembuangan akhirnya terjawab: "Apakah kami masih umat Allah yang terikat oleh perjanjian dengan Allah?" Jawabannya adalah "ya". Allah membuktikan bahwa Dia tidak pernah membatalkan perjanjian-Nya, karena kesetiaan-Nya tidak diletakkan pada karakter manusia yang berdosa, bukan pada situasi yang tidak pasti, dan tidak bergantung pada tanda-tanda spektakuler di langit, melainkan pada karakter Allah, "Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya" (1 Tesalonika 5:24). Apakah Anda tetap memercayai kedaulatan Allah saat mengalami pergumulan berat dalam keluarga atau pekerjaan, serta menghadapi masa depan yang tak pasti, bahkan tetap bersyukur dan berbagi berkat kepada sesama? [GI Astuti Fang]

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Sep 15, 2026

Embed this episode

Ready to play

16 September 2026 - Merayakan Kesetiaan Allah | Ester 9-10

0:00 5:36

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Sinode Gereja Kristus Yesus?

This episode is 5 minutes long.

When was this Sinode Gereja Kristus Yesus episode published?

This episode was published on September 15, 2026.

Can I download this Sinode Gereja Kristus Yesus episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!