EPISODE · Mar 16, 2025 · 4 MIN
17-3-2025 - Berani Berkata Cukup (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Filipi 4:11-13Penulis : G.I. Emssow MarthinsSuatu hari di dalam kelas, seorang guru yang sedang mengajar memegang sebuah gelas kosong bertanya kepada para murid:"Menurut kalian, berapa banyak air yang diperlukan untuk mengisi gelas ini hingga penuh?" Dengan berbagai taksiran, para murid menjawab: "Setengah liter!" Sang guru tersenyum dan berkata:"Benar, air sebanyak itu memang cukup untuk mengisi gelas ini. Tapi apa yang terjadi jika saya terus menuangkan air meskipun gelas ini sudah penuh?" dengan kompak para murid menjawab: "Airnya akan tumpah!" Guru itu mengangguk dan melanjutkan: "Begitulah hidup. Tuhan memberikan kita ‘gelas’ yang berbeda-beda, sesuai kebutuhan kita. Gelas itu bisa berupa rezeki, pekerjaan, kesehatan, dan lainnya. Ketika gelas kita sudah penuh, kita harus belajar berkata, ‘Cukup.’ Jika kita terus mengejar lebih banyak tanpa memperhatikan apa yang Tuhan sudah sediakan, maka yang kita dapatkan hanyalah kelelahan, kekacauan." Di dunia yang penuh dengan dorongan untuk selalu memiliki lebih banyak, tidak mudah untuk berkata, "Cukup." Kita sering merasa bahwa kita perlu lebih banyak uang, lebih banyak barang, lebih banyak penghargaan, pengakuan dan pencapaian, atau lebih banyak waktu untuk merasa puas. Namun, Rasul Paulus mengajarkan pelajaran penting: kepuasan sejati tidak terletak pada apa yang kita miliki, tetapi pada siapa yang kita percaya dan apa yang kita syukuri. Pelajaran itu ia tuliskan kepada jemaat di Filipi, saat ia sedang dipenjara. tidak ada yang nyaman jika berada dalam keadaan seperti itu. Namun, Paulus tidak mengeluh. Justru ia berkata aku telah belajar untuk merasa cukup dalam segala keadaan—baik saat memiliki banyak maupun saat dalam kekurangan. Hari ini, kita diajak untuk merenungkan sejenak: sudahkah kita bersyukur dengan apa yang Tuhan beri? atau kita selalu merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki? Apakah kita merasa bahwa kebahagiaan kita bergantung pada sesuatu yang masih belum kita miliki? Lantas kapan kita bisa berkata “cukup”? Kepuasan sejati datang dari hati mau bersyukur, tahu dan perceya akan pemeliharaan Allah, serta berani berkata “cukup”. dan percaya bahwa Dia mencukupkan kebutuhan kita setiap hari. Dengan berani berkata, "Cukup,""Hidup yang penuh adalah hidup yang tahu bersyukur dan bisa berkata, ‘Cukup.”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Dalam aspek mana dari hidupmu kamu merasa sulit berkata, "Cukup"?2. Bagaimana kamu dapat lebih bersandar pada Tuhan untuk menemukan rasa cukup dalam keadaanmu saat ini?
Embed this episode
NOW PLAYING
17-3-2025 - Berani Berkata Cukup (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.