EPISODE · Mar 17, 2025 · 4 MIN
18-3-2025 - Bahaya Ketamakan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : 1 Yohanes 2:15-17Penulis : G.I. Emssow MarthinsSeorang anak bernama Gio sedang membangun istana pasir di tepi pantai. Dengan penuh semangat, ia menggali pasir, membentuk menara, dan menghias istananya dengan kerang-kerang indah. Sambil menatap karyanya, dengan bangsa Gio berkata "Aku punya istana terbaik," Namun saat hari menjelang sore, air laut mulai pasang. Ombak kecil menyentuh istananya. Gio pun mencoba menahannya tapi ombak terus datang. Ia panik dan mencoba memperbaiki istana yang mulai runtuh. Tapi semakin ia berusaha, semakin cepat istananya hancur diterjang ombak. Akhirnya, seluruh istana pasir itu lenyap, tak bersisa. Gio duduk di sana, sedih dan kecewa. Ayahnya datang dan berkat "Nak, mengapa kamu begitu sedih?" Gio menjawab, "Aku sudah bekerja keras membangun istana ini, tapi semuanya hancur dalam sekejab!" ayahnya pun berkata, "Begitulah dunia ini, seperti istana pasir. Tidak peduli seberapa keras kita bekerja untuk membangun sesuatu di dunia ini, pada akhirnya semuanya akan hilang. Tetapi jika kamu membangun untuk hal-hal yang bernilai kekal, itu tidak akan pernah hancur."Seperti ilustrasi diatas, ayat dalam perenungan ini pun mengingatkan kita agar Jangan mengasihi dunia ini lebih dari kasih kepada Tuhan. apa maksudnya mengasihi dunia? Hidup yang dikendalikan, diarahkan, disetir oleh nilai duni, yakni: Keinginan daging artinya segala hal yang memuaskan tubuh, tetapi sering kali melanggar kehendak Allah. Keinginan mata adalah ketamakan akan apa yang kita lihat dan inginkan, seperti harta atau kedudukan. Keangkuhan hidup adalah kesombongan yang muncul dari pencapaian atau status, membuat kita lupa bahwa semua itu berasal dari Allah. Mengapa tiga keinginan ini jangan sampai mengisi hati dan pikiran orang percaya? karena ketika hati seseorang telah condong kepada “dunia” maka dunia dengan segala tipudayanya pasti akan menjauhkan orang tersebut dari Allah. Memang kita hidup di dunia, kita lahir, kita tubuh, belajar, kita bekerja, kita berusaha kita berupaya agar kita dapat memperbaiki taraf hidup dan memaksimalkan semua potensi untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Namun berhati-hatilah agar jangan sampai semua keinginan itu lebih mendominasi hati kita dan mengalihkan fokus kita dari Sang Pemberi Berkat, Sang Pemberi Hidup. “Berusaha lah, Lakukan lah, Maksimalkan lah Dengan Cara Yang Mempermuliakan Tuhan”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah ada area dalam hidup Anda di mana kasih kepada dunia lebih besar daripada kasih kepada Tuhan?2. Bagaimana Anda dapat lebih setia dalam melakukan kehendak Allah setiap hari?
Embed this episode
NOW PLAYING
18-3-2025 - Bahaya Ketamakan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.