EPISODE · Apr 18, 2025 · 4 MIN
18-4-2025 - Abadi Kebenaran-Mu (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Mazmur 119:142Penulis : G.I. Sih Widi Jeremia Apakah Anda tahu bahwa Strawberry dan Blackberry bukanlah termasuk buah berry? Dan menariknya, buah seperti pisang dan terong yang tidak memiliki kemiripan dengan buah di atas dan tidak pernah disebut sebagai “pisangberry” atau “terongberry” ternyata secara ilmu botani, justru yang termasuk dalam keluarga buah berry. Ini tampaknya hal yang sederhana, tapi mari coba kita renungkan dengan kalimat viral ini, “kenapa sih hal kecil gini aja harus bohong?” dan coba renungkan, apalagi di sekitar kita yang selama ini kita anggap sebagai kebenaran padahal ternyata bukan? Hari ini, bahan Alkitab yang kita baca berbicara mengenai keadilan-Mu adil selama- lamanya. Keadilan di sini dalam bahasa asli yaitu ֶצ ֶדק (dibaca “tsedeq”) yang dapat diterjemahkan juga sebagai kebenaran, yang menjadi “kebenaran-Mu adalah kebenaran abadi”. Abadi artinya selaras dengan selama-lamanya, tidak berkesudahan dan kekal yang tentu berbeda dengan kebenaran dunia yang fana, sementara dan dinamis atau dapat berubah. Pemazmur menyatakan bahwa kebenaran Allah yang abadi itu telah dinyatakan dalam Taurat (Firman Tuhan) yang menjadi dasar hidup orang percaya pada masa itu. Namun pertanyaannya apakah hanya pada masa itu? Tentu juga berlaku sampai masa kini bahkan masa depan, karena Allah memperkenal diri-Nya melalui Firman-Nya yang kekal dan melalui Kristus Yesus Tuhan dan Raja kita. Mari kita hidup dalam kebenaran yang abadi, bukan kebenaran yang tiap musim ganti. Tantangan jaman hari ini, bahwa seolah tidak ada kebenaran sejati, tapi mari kita refleksikan pertanyaan berbingkai filosofis ini “apakah pernyataan akan tidak ada nya kebenaran sejati itu merupakan kebenaran sejati?” bila iya, artinya pernyataan atau argumentasi itu sendiri sudah terpatahkan karena bersifat majas “contradictio in terminis” atau pertentangan arti dalam istilah. Sebaliknya bila tidak, maka argumentasi itu juga terpatahkan karena ternyata ada kebenaran yang sejati. Dalam iman Kristen, kita percaya adanya kebenaran sejati, dan itu adalah kebenaran Allah yang kita kenal melalui Alkitab dan Tuhan Yesus sebagai Firman yang menjadi manusia. “Tuhan Yesus Juruselamat kita, Firman-Nya abadi nan jaya.”Pertanyaan Untuk Direnungkan1. Nilai atau kebenaran duniawi apa yang masih kerap membuat komitmen Anda goyah? 2. Bagaimana kebenaran abadi Tuhan mempengaruhi Anda dalam kondisi yang sulit?
Embed this episode
NOW PLAYING
18-4-2025 - Abadi Kebenaran-Mu (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.