EPISODE · Jul 17, 2026 · 5 MIN
18-7-2026 - Memandang Kepada Yesus (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
0Nats Alkitab : Ibrani 12:1-2Penulis : G.I.Yona GantongKesibukan dalam hidup sering membuat fokus kita terpecah. Pergumulan, berbagai kekhawatiran, kecemasan, ketakutan dapat membuat kita lebih banyak memandang masalah daripada memandang Kristus. Demikian juga kehidupan rohani. Apa yang paling menguasai pandangan hati kita akan sangat menentukan arah hidup kita.Jemaat penerima surat Ibrani juga mengalami tekanan yang berat. Karena itu penulis Ibrani mengingatkan mereka untuk tidak menyerah, melainkan terus memandang kepada Yesus, sumber kekuatan dan pengharapan mereka. Penulis Ibrani mengajak orang percaya untuk memusatkan pandangan kepada satu Pribadi: Yesus Kristus. Karena itu orang percaya dipanggil untuk meninggalkan segala sesuatu yang menghambat perjalanan imannya dan terus berlari dengan tekun menuju tujuan yang telah Tuhan tetapkan. Frasa "mata yang tertuju kepada Yesus" berarti mengalihkan pandangan dari hal-hal lain untuk fokus kepada satu tujuan utama. Yesus disebut sebagai "yang memimpin iman kita". Artinya, Dialah sumber dan pelopor iman. Kita dapat percaya bukan karena kebijaksanaan atau kekuatan kita sendiri, melainkan karena Kristus terlebih dahulu memanggil dan mengerjakan iman dalam hidup kita. Kristus bukan hanya memulai perjalanan iman kita, tetapi juga memelihara dan menyelesaikannya. Karena itu, pertumbuhan rohani tidak dimulai dari usaha yang lebih keras, tetapi dari hati yang terus diarahkan kepada Kristus.Penulis Ibrani melanjutkan bahwa Yesus "tekun memikul salib" dan sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Kristus sendiri pernah berjalan dalam penderitaan. Ia tidak menghindari salib, tetapi menanggungnya demi keselamatan umat-Nya. Karena kemenangan-Nya, kita memiliki pengharapan di tengah pergumulan. Jemaat penerima surat Ibrani sedang mengalami tekanan dan mulai lelah dalam iman. Karena itu mereka diminta untuk memandang kepada Kristus yang telah lebih dahulu menang. Ketika kita lelah, kecewa, atau merasa perjalanan iman begitu berat, Tuhan tidak meminta kita bertahan dengan kekuatan sendiri. Ia mengajak kita memandang kepada Kristus yang telah berjalan lebih dahulu dan yang sekarang menopang kita dengan kasih karunia-Nya.“Semakin mata kita tertuju kepada Kristus, semakin kita dimampukan untuk bertahan dalam perlombaan iman”Pertanyaan untuk di renungkan :1. Apa yang menguasai perhatian dan pikiran anda akhir-akhir ini? 2. Ketika menghadapi pergumulan, kepada siapa anda mencari kekuatan dan pengharapan? Mengapa?
Embed this episode
NOW PLAYING
18-7-2026 - Memandang Kepada Yesus (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.