EPISODE · Aug 1, 2026 · 5 MIN
2-8-2026 - Kasih Setia Tuhan DI Tengah Penderitaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
0Nats Alkitab : Roma 8:31-39Penulis : Pdt. Faoziduhu LahaguSeorang ayah dan anak sedang berada di dalam sebuah kapal yang diterjang badai yang hebat hebat. Penumpang lain panik dan berteriak-teriak. Namun anak itu tetap tenang. Seseorang bertanya kepadanya, "Mengapa kamu tidak takut?" Anak itu menjawab, "Karena yang memegang kemudi kapal ini adalah ayah saya." Ketika ia mengatakan demikian, badai menghantam lambung kapal, namun sang anak tetap yakin ayahnya tetap memegang kendali kapal. Sebagaimana anak yang yakin kepada ayahnya, demikianlah seharusnya umat Allah yakin bahwa ditengah penderitaan dunia ini, kasih setia Allah tetap nyata atas hidup mereka. Jemaat di Roma berada di pusat kekuasaan dunia. Di kota Roma terdapat penyembahan kepada dewa-dewa, loyalitas kepada sang kaisar beserta tekanan budaya yang kuat terhadap orang percaya. Ini adalah tantangan yang sulit dan menyeret mereka kedalam intimidasi, tekanan social, kecurigaan dan bahkan penganiayaan. Itu sebabnya Paulus memulai bagian ini dengan mengingatkan orang percaya akan kesetiaan Allah yang dimulai dari kayu salib. Ia telah memberikan nyawa anak-Nya bagi mereka, Ia bahkan memberikan mereka pengharapan yang pasti dengan kebangkitan-Nya. Itu sebabnya tidak ada seorangpun yang dapat menggugat dan melawan keyakinan iman mereka. Maka jika Allah sedemikian rupa telah membuktikan kasih setia-Nya dengan pengorbanan dan kemenangan-Nya, apalagi ketika umat-Nya mengalami penderitaan dan aniaya di tengah dunia yang membenci mereka. Ia akan selalu bersama dengan mereka. Tidak akan ada seorangpun dan keadaan apapun yang dapat memisahkan mereka dari kasih-Nya yang besar. Bahkan Ia memberikan kepada mereka kemenangan menghadapi penindasan dan aniaya paling berat sekalipun. Penderitaan seperti apa yang sedang kita alami dalam hidup saat ini? Apakah kesulitan, tekanan, kekecewaan, sakit penyakit, pergumulan keluarga, atau ketidakpastian masa depan membuat iman kita mulai tergoncang? Di saat-saat seperti itu, marilah kita memandang kepada salib Yesus Kristus. Di sana Ia telah membuktikan kasih setia-Nya yang sempurna melalui pengorbanan-Nya bagi kita. Jika Ia rela menyerahkan diri-Nya untuk menebus kita, mungkinkah Ia meninggalkan kita ketika kita sedang menderita? Sekali-kali tidak. Tidak ada keadaan, kesukaran, ancaman, ataupun penderitaan yang dapat memisahkan kita dari kasih-Nya. Justru di tengah pergumulan itulah Kristus hadir, menopang, menguatkan, dan memimpin kita meraih kemenangan iman, sehingga melalui setiap proses kehidupan kita semakin melihat karya, kuasa, dan kesetiaan-Nya yang nyata dalam hidup kita.“Kasih setia Kristus menang atas penderitaan kita.”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Ketika menghadapi penderitaan, kepada siapa saya menaruh pengharapan dan rasa aman? 2. Apa landasan saya percaya bahwa tidak ada keadaan yang dapat memisahkan saya dari kasih Kristus?
Embed this episode
Ready to play
2-8-2026 - Kasih Setia Tuhan DI Tengah Penderitaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.