EPISODE · Mar 19, 2025 · 4 MIN
20-3-2025 - "Bukan Madu Beracun" (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Kolose 2:8Penulis : G.I. Emssow MarthinsSuatu hari ditahun 1999, bersama orang tua dan kedua adik saya, kami menumpang sebuah kapal kayu menuju namtabung, desa kecil di kepulauan tanimbar, tempat tugas kedua orang tua saya. Untuk sampai di desa tersebut, setiap kapal harus melewati selat egron, selat ini terkenal dengan gelombang dan arus lautnya yang sangat berbahaya, namun para pelaut dari desa tersebut sudah terbiasa dan memahami rute mana yang harus diambil saat badai terjadi. Namun dalam perjalanan kali itu, kedua orang tua saya dan puluhan guru rekan sejawat mereka justru menyewa kapal dari desa lain. Kapal itu jauh lebih besar, mengingat banyak muatan yang dibawa. Kapten kapal ini sama sekali tidak memahami kondisi perairan selat egron. Ia hanya bermodalkan arahan dari seorang penumpang yang bukanlah seorang pelaut. setelah beberapa jam pelayaran, datanglah angin kencang disertai gelombang besar menghatam kapal, bingung dengan perubahan cuaca yang mendadak ini, sang kapten pun mengambil rute yang salah, hasil dari arahan penumpang tersebut, akibatnya karamlah kapal itu. beruntung para nelayan terdekat datang membantu, mereka datang setelah mendenagar tangisan dan teriakan minta tolong setelah berjam jam lamanya. Dalam suratnya kepada jemaat di Kolose, Rasul Paulus memberi peringatan untuk berhati-hati terhadap arahan dan pengajaran yang muncul saat itu. Dimana banyak ajaran filsafat dan tradisi manusia yang terdengar menarik tetapi sebenarnya menjauhkan mereka dari kebenaran Kristus. Hari ini, gereja pun masih tetap diperhadapkan dengan persoalan yang sama. Dimana-mana terdengar dan dapat dilihat, berbagai pengajaran yang bertentangan dengan firman Tuhan. dan itu masuk dalam gereja Teologi Kemakmuran. Bahwa mengikut Tuhan pasti kaya. Pasti sukses, tidak mungkin menderita. Jelas ini Spirit Materialisme dan Hedonisme. Belum lagi pengajaran sesat lainnya, yang terdengar sangat menyenangkan telinga. Banyak pandangan sesat yang mungkin menarik, tetapi membawa kita menjauh dari Allah, karena fokusnya adalah pada kepuasan diri, bukan pada kehendak Tuhan. Yesus Kristus mengajarkan nilai-nilai yang berbeda. Kebahagiaan sejati ditemukan dalam hubungan dengan Allah, bukan dalam harta dunia (Matius 6:19-21).Hidup bukan hanya tentang diri kita, tetapi tentang mengasihi Allah dan sesama (Matius 22:37-39)Cara pandang kita menentukan bagaimana sikap hidup kita. jika pikiran kita sudah tertawan dengan spirit dunia, mungkinkah masih bisa hidup memuliakan Allah? "Mendengarkan ajaran yang salah adalah seperti menelan madu beracun—manis di awal, tetapi mematikan di akhir."Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah ada cara pandang dunia yang masih memengaruhi keputusan dan prioritasmu?2. Bagaimana kamu dapat membangun pikiran yang didasarkan pada kebenaran Kristus, bukan filsafat dunia?
Embed this episode
NOW PLAYING
20-3-2025 - "Bukan Madu Beracun" (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.