EPISODE · Jul 20, 2026 · 4 MIN
21-7-2026 - Kau Membentuk Hidupku (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
0Nats Alkitab : Kejadian 16:8-9Penulis : Pdt. Rony SitorusSaya pernah mengajak anak saya, Misael, berenang di kolam renang yang dalam. Saat itu usianya baru tiga tahun, sehingga wajar jika ia merasa takut. Saya ingin Misael belajar lebih berani, maka saya mengajaknya masuk ke bagian kolam yang dalam sambil meyakinkannya bahwa saya akan terus memegangnya dan tidak akan membiarkannya tenggelam. Namun ia tetap menolak. Akhirnya, saya menggendongnya dengan paksa dan membawanya ke sana. Misael pasti tidak nyaman dengan situasi ini, tetapi saya sengaja membawanya ke sana karena saya ingin membentuknya menjadi anak yang lebih berani.Dalam hidup ini, Tuhan sering kali membawa kita ke situasi yang tidak nyaman untuk membentuk hidup kita. Hal itulah yang pernah dialami Hagar, hamba perempuan Sarai. Hagar melakukan kesalahan dengan memandang rendah Sarai karena ia belum memiliki anak (Kej 16:4). Akibatnya, Sarai mulai menindas Hagar sehingga ia melarikan diri ke padang gurun. Di tengah pelariannya, Tuhan menjumpai Hagar. Tentu saja Hagar berharap Tuhan memberikan jalan keluar bagi masalahnya. Namun Tuhan justru berkata, “Kembalilah kepada nyonyamu, biarkanlah engkau ditindas di bawah kekuasaannya” (Kej 16:9). Tuhan tahu bahwa kembali kepada Sarai bukanlah hal yang nyaman bagi Hagar. Namun Tuhan tetap memintanya untuk kembali. Melalui situasi yang sulit itu, Tuhan sedang membentuk Hagar dan mengerjakan sesuatu yang lebih besar dalam hidupnya. Keterangan Alkitab menunjukkan bahwa Hagar menaati perintah Tuhan dan kembali ke rumah Sarai (Kej 16:15-16). Ketaatan itu tidak mudah, tetapi melalui proses tersebut Hagar semakin dibentuk untuk tetap percaya kepada Tuhan dan mengalami pemeliharaan Tuhan secara nyata.Mungkin saat ini kita juga sedang berada dalam situasi yang tidak nyaman. Kita berharap Tuhan segera mengubah keadaan dan membuka jalan keluar untuk kita. Namun seperti Hagar, bisa jadi Tuhan justru sengaja membawa kita kepada situasi yang tidak nyaman dan Tuhan mau kita tetap setia menjalani proses yang ada. Memang tidak mudah, tetapi seringkali justru di tempat yang tidak nyaman itulah Tuhan sedang membentuk hidup kita agar karakter kita menjadi semakin serupa karakter Kristus.“Tuhan lebih peduli pada pembentukan karakter kita daripada kenyamanan kita” (Rick Warren)Pertanyaan untuk direnungkan:1. Adakah situasi tidak nyaman yang saat ini ingin anda hindari atau tinggalkan, padahal mungkin Tuhan sedang memakainya untuk membentuk hidup anda? Apakah itu?2. Ketika berada dalam situasi yang tidak nyaman, apakah anda lebih sering berfokus pada kesulitannya, atau berusaha mencari apa yang sedang Tuhan ajarkan dan bentuk dalam diri anda? Mengapa?
Embed this episode
NOW PLAYING
21-7-2026 - Kau Membentuk Hidupku (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.