21-9-2025 - Menabur Di Ladang Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia) episode artwork

EPISODE · Sep 20, 2025 · 6 MIN

21-9-2025 - Menabur Di Ladang Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : 2 Korintus 9:6-11Penulis : Pdt. Firdaus Lie Saya suka menanam sayur dan makan terong putih yang dimasak daun kemangi dan kacang pajang jenis usus ayam. Rasanya manis dan gurih. Cara memasaknya ditumis dengan api besar. Kedua bibit sayur ini dibawa dari Kalimatan Barat. Bibit terong putih sangat kecil dibandingkan dengan kacang panjang. Satu benih terong putih yang bertumbuh besar akan menghasilkan terong putih bukan kacang pajang. Saat menabur bibit dengan jumlah banyak di media tanah akan bertumbuh banyak juga. Bila menabur satu, akan tumbuh satu saja. Paulus mengilustrasikan pemberian persembahan dengan membandingkan menabur benih atau bibit. Petani menabur sedikit benih ke dalam tanah akan mendapat sedikit saat panen. Sedangkan menabur banyak benih akan panen berkelimpahan. Pemberian persembahan kepada Tuhan adalah seperti seorang petani menabur benih, di mana petani akan menuai melebihi apa di tabur di dalam tanah. Paulus sangat memperhatikan pengajaran firman Tuhan tentang pemberian persembahan di ladang Tuhan untuk pekerjaan Tuhan. Dia memberikan prinsip umum tentang tuai dan tabur (ay. 6). Ini adalah nasehat khusus bagi yang telah mengalami kasih karunia Tuhan Yesus di atas kayu salib. Dia tidak saja berbicara dalam konteks pengumpulan persembahan untuk menolong jemaat di Yerusalem secara finansial. Memang, terlihat ada beberapa kali muncul kata “kamu” yang dapat diterjemahkan “kalian”, yang berarti tidak hanya ditujukan kepada jemaat Korintus secara khusus yang bersifat gereja lokal. Prinsip memberikan persembahan bersifat praktis dan relevan untuk setiap gereja sebagai tubuh Kristus baik sebagai gereja lokal maupun universal. Dia menjelaskan ini untuk mengantisipasi dan mengkritisi serta mengemukakan dua cara yang salah dalam memberi persembahan di ladang Tuhan. Pertama, memberi dengan murah hati tetapi tidak dengan sukacita. Kedua, memberi dengan sukacita tetapi tidak dengan murah hati. Paulus ingin mengatakan, “Allah mau jemaat-Nya memberikan persembahan di ladang Tuhan dengan kemurahan hati dan sukacita”. Mengapa? Pertama, memberi dengan murah hati dan sukacita adalah karakter Allah. Kedua, memberi dengan murah hati dan sukacita bukan suatu kewajiban tetapi merupakan respons terhadap kemurahan Allah (ay. 7). Dan terakhir, memberi dengan kemurahan hati dan sukacita menunjukkan iman jemaat yang mengucap syukur atas pemeliharaan Allah yang senantiasa mencukupi kebutuhannya dan selalu bersandar kepada-Nya. Jemaat juga belajar menabur dengan tidak takut berbagi, karena berbagi adalah mencerminkan karakter yang sudah diubahkan firman Tuhan di dalam Kristus. Menabur di ladang Tuhan dengan kemurahan dan sukacita akan mendatangkan berkat bukan karena kewajiban atau tekanan. Marilah kita menyadari bahwa memberi dengan murah hati dan sukacita sesuai kemampuan masing-masing adalah keinginan Allah. Memberi dengan kemurahan hati dan sukacita kepada orang lain akan diberkati Allah. Memberi dengan murah hati tidak akan membuat Anda kekurangan karena Tuhan telah memilih Anda menjadi saluran berkat bagi orang lain. Allah menginginkan supaya Anda memberi dengan sukacita dan rela hati. Mungkin selama ini Anda mengira Tuhan akan senang dengan pemberian jumlah yang besar, padahal yang menyenangkan Tuhan adalah ketika Anda memberi dengan kesungguhan hati. Inilah yang membuktikan bahwa Anda telah menempatkan Tuhan sebagai yang utama dan pertama dalam hidup. Itulah ekspresi Anda memberi dengan kemurahan hati dan sukacita hormat, tunduk dan bergantung kepada Tuhan. “Memberi haruslah menyenangkan, memberi dari hati, karena Anda senang memberi, bukan karena Anda harus memberi”. (Morgan)Pertanyaan untuk direnungkan:1. Sebutkan prinsip-prinsip memberikan persembahan yang diajarkan oleh rasul Paulus!2. Bagaimana memberikan persembahan yang baik? Apa yang menjadi motifnya?

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Sep 20, 2025

Embed this episode

NOW PLAYING

21-9-2025 - Menabur Di Ladang Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

0:00 6:45

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta?

This episode is 6 minutes long.

When was this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode published?

This episode was published on September 20, 2025.

Can I download this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!