EPISODE · Apr 22, 2025 · 4 MIN
23-4-2025 - Injil Menyatukan Kita (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Galatia 3:28Penulis : Pdt. Lukas PhangTahun 1967 terjadi peristiwa Mangkok Merah di Kalimantan Barat. Sebuah kejadian tragis dan kelam dalam kehidupan orang Tionghoa. Orang Tionghoa yang telah lama hidup berdampingan dengan suku Dayak, dibantai dan diusir dari pedalaman Kalimantan. Hal ini terjadi karena mereka dihasut untuk memusuhi orang Tionghoa. Ini berkaitan kondisi politik setelah peristiwa G30S. Saya dilahirkan dalam lingkungan dan keadaan politik seperti itu. Ada kecurigaan antar etnis, terutama orang Tionghoa terhadap etnis lain. Saya dari kecil telah melihat dan mengalami perlakuan yang tidak baik dari etnis lain di daerah kami. Ada rasa tidak suka dan tidak puas terhadap etnis lain. Sampai saya mengenal Kristus dan mengalami kasih-Nya, barulah bisa menerima etnis lain. Waktu di STT SAAT saya bertemu dengan banyak orang dari etnis lain. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Saya menyadari mereka semua disayang Tuhan, mereka adalah saudara saya dalam Kristus.Nas hari ini menekankan kesatuan semua orang yang percaya dalam Kristus. Tanpa perbedaan ras, status sosial, atau gender. Dalam Kristus kita memiliki status yang sama di hadapan Allah. Dan keselamatan diberikan kepada kita berdasarkan iman, bukan latar belakang atau identitas individu. Dengan iman kita semua orang yang percaya menjadi anak-anak Allah (Gal 3:26) dan telah “mengenakan Kristus” (Gal 3:27). Karena itu, tidak ada lagi perbedaan dalam hal keselamatan. Baik bagi orang Yahudi maupun non-Yahudi, hamba maupun orang merdeka, laki-laki maupun perempuan, karena semua adalah satu dalam Kristus. Dalam Kristus Allah telah meruntuhkan tembok pemisah antara Yahudi dan non Yahudi (Efesus 2:14). Kita semua disatukan menjadi satu keluarga yaitu keluarga Allah. Karena kita satu dalam Kristus maka kita tidak boleh membedakan orang berdasarkan ras, status sosial maupun gender. Kita semua sebagai satu keluarga dalam Tuhan harus saling menghargai dan saling mengasihi. Bagi kita yang di masa lalu memiliki pengalaman yang buruk dengan suku lain, mari sediakan pengampunan bagi orang yang telah berlaku buruk terhadap kita. Kita lakukan bukan dengan kekuatan kita tapi kekuatan yang Tuhan berikan. Kita belajar seperti Kristus yang mau mengampuni. “Kristus telah menjadikan kita menjadi satu keluarga”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah anda punya pengalaman didiskriminasi atau mendiskriminasi orang lain? 2. Bagaimana caranya supaya kita dapat menerima orang lain walau beda etnis dengan kita?
Embed this episode
NOW PLAYING
23-4-2025 - Injil Menyatukan Kita (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.