25-9-2025 - Latihan Rohani (PST GKJ Bahasa Indonesia) episode artwork

EPISODE · Sep 24, 2025 · 6 MIN

25-9-2025 - Latihan Rohani (PST GKJ Bahasa Indonesia)

from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : 1 Korintus 16:1-4Penulis : Pdt. Firdaus LieSeekor tupai setiap tahun musim gugur sibuk mengumpulkan kacang kenari untuk persediaan di musim dingin. Suatu hari datanglah seekor landak yang kelaparan meminta sedikit makanan karena musim dingin sudah dekat. Tupai ini berkata, “maaf, tidak bisa memberikan kacang kenari kepadamu, aku sendiri tidak cukup”. Keesokan harinya, datanglah seekor burung hantu bijak memberikan nasehat kepada tupai dengan mengatakan, “belajar memberi bukan merupakan kehilangan tetapi latihan.” Setelah tupai mendengar nasehat burung hantu, ia merasa bingung. Dalam hatinya ia berkata, “aku sudah capek-capek mengumpulkan, bila aku beri nanti pasti berkurang.” Malamnya tupai tertidur bermimpi ia berada dalam rumahnya yang banyak kacang kenari tetapi semuanya busuk. Keesokan harinya, ia mencari landak dengan senyum hangat, memberikan sekeranjang kacang kenari. Selanjutnya ada keajaiban terjadi, setiap kali memberi ia merasa tidak berkurang, terus menjadikan latihan untuk memberi dan terus merasa diberkati. Inilah salah satu cerita fabel mengajarkan memberi adalah latihan. Setelah rasul Paulus membahas isu-isu penting dan telah menyelesaikan masalahnya, ia menutup di pasal 16 dengan menyampaikan hal-hal praktis mengenai aktivitas-aktivitas spesifik, seperti “bagaimana memberi”. Ia menyampaikan bukan dengan nada teguran, kekesalan atau kemarahan dalam uraiannya, tetapi membagikan prinsip-prinsip supaya jemaat Korintus ikut terlibat dalam pekerjaan Tuhan membantu saudara-saudara seiman di Yerusalem. Prinsip-prinsip latihan rohani perlu dilakukan dalam hal memberikan bantuan, pertama memberi adalah sebuah latihan yang universal. Maka Paulus mengatakan, “…hendaklah kamu berbuat sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang kuberikan kepada jemaat-jemaat di Galatia” (ay. 1b). Artinya di mana Paulus pergi selalu mengajarkan mereka untuk memberi, karena memberi adalah bagian yang penting dalam ajaran firman Tuhan, memberi adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap anak Tuhan. Kedua, “pada hari pertama dari tiap-tiap Minggu… (ay. 2a), memberitahu kepada kita jemaat mula-mula beribadah pada hari Minggu, hari kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian-Nya. Ketiga, “…hendaklah kamu masing-masing…” (ay. 2b) setiap orang harus melakukan hal ini, bukan sebuah pilihan sebuah keharusan yang tumbuh dari hubungan kita dengan Kristus, bahkan anak-anak pun harus diajar untuk memberi sebagai Latihan rohani. Keempat, “…kamu peroleh menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah…” (ay. 2c), ini mengacu pada fakta waktu itu orang-orang dibayar upahnya setiap hari. Mereka dilatih menetapkan dan memberi secara teratur, sesuai dengan apa yang Tuhan berikan. Kelima, “…supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, kalau aku datang.” (ay. 2e). Paulus tidak ingin mereka memberi karena tergerak olehnya, terpaksa memberi karena kehadirannya. Terakhir di ayat 3-4 Paulus meyakinkan mereka orang-orang yang membawa persembahan adalah yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab, yang memiliki integritas. Marilah bertindak, bergerak, melatih diri Anda memberi berdasarkan prinsip-prinsip yang benar dengan cara benar. Antara lain: secara teratur hari pertama setiap Minggu, menyisihkan sebagian dari pendapatan yang telah Tuhan berkati. Setiap orang wajib terlibat memberi sesuai keadaan masing-masing, apa yang sudah Allah percayakan bukan dengan paksa atau ada yang memeras, haruslah dengan motivasi yang benar bukan karena gara-gara sungkan, tidak enak hati, ragu-ragu, segan untuk melakukan atau lainnya. Hendaklah memberi dengan penuh tanggung jawab di hadapan Allah bukan kepada manusia, memastikan sampai ke sumbernya atau penerimanya.“Memberi bukan soal jumlah, tetapi soal hati” (Billy Graham)Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah memberi kepada orang lain merupakan latihan disiplin rohani bagi Anda? Mengapa demikian? 2. Sebutkan prinsip dalam memberikan persembahan di kebaktian Minggu!

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Sep 24, 2025

Embed this episode

NOW PLAYING

25-9-2025 - Latihan Rohani (PST GKJ Bahasa Indonesia)

0:00 6:15

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta?

This episode is 6 minutes long.

When was this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode published?

This episode was published on September 24, 2025.

Can I download this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!