EPISODE · Jan 25, 2026 · 4 MIN
26-1-2026 - Relasi Yang Mendamaikan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Efesus 2:14-16Penulis : G.I. Dwi Agustina Arta RiyadiAda satu kota di dunia memiliki tembok pemisah yang disebut "Wall of Shame" - tembok tersebut memisahkan antara si kaya dan si miskin. Di satu sisi - terdapat rumah-rumah mewah, satu sisi lainnya rumah-rumah kecil yang padat. Tembok itu bukan hanya memisahkan secara fisik, tetapi juga simbol ketidakpedulian, kesenjangan, kebencian dan aib bagi si miskin. Namun sesungguhnya, tembok seperti itu juga ada di hati manusia - tembok prasangka, kebencian, kepentingan pribadi - tembok yang tak terlihat tapi nyata adanya.Dalam surat Efesus, Rasul Paulus menuliskan surat kepada jemaat yang terdiri dari dua kelompok: kelompok orang Yahudi dan kelompok orang non-Yahudi (bangsa-bangsa lain). Orang Yahudi merasa lebih suci karena memiliki hukum Taurat, sedangkan non-Yahudi dianggap najis. Paulus menegaskan bahwa Kristus datang merobohkan tembok pemisah itu yang memisahkan manusia satu dengan yang lainnya (Efesus 2:14). Salib Kristus menghancurkan permusuhan dan memperdamaikan, melalui kematian-Nya - Ia menciptakan "satu manusia baru" artinya satu keluarga Allah (Efesus 2:15-16). Maka seharusnya tidak ada lagi pemisah suku, ras, kaya-miskin, pintar-bodoh, atau status sosial lainnya. Melainkan satu sebagai anggota yaitu anggota keluarga Allah.Salib Kristus tidak hanya mendamaikan manusia dengan Allah, tapi juga manusia dengan sesamanya. Maka relasi yang lahir dari Salib Kristus adalah relasi yang mendamaikan bukan yang memisahkan. Karena itu, ketika kita hidup di dalam Kristus, kita dipanggil untuk tidak lagi membangun tembok, tetapi menjadi jembatan kasih — jembatan yang menghubungkan, bukan memisahkan; yang mendamaikan, bukan menyalahkan. Hati yang telah disentuh kasih Kristus tidak lagi mengenal batas antara “saya ” dan “kamu”, tetapi hanya mengenal satu keluarga besar: umat Allah yang dipersatukan oleh kasih dan anugerah-Nya.Pertanyaan Untuk Direnungkan:1. Mengapa terkadang saya memelihara "tembok" di hati saya terhadap seseorang yang berbeda atau pernah menyakiti saya?2. Apakah gereja saya menjadi tempat yang merobohkan tembok perbedaan atau justru yang memperkuatnya?
Embed this episode
NOW PLAYING
26-1-2026 - Relasi Yang Mendamaikan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.