26-10-2025 - Menemukan Kepuasan Sejati (PST GKJ Bahasa Indonesia) episode artwork

EPISODE · Oct 25, 2025 · 7 MIN

26-10-2025 - Menemukan Kepuasan Sejati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Lukas 15:11-32Penulis : G.I. Sara Kurnia KristiPernahkah Saudara begitu menginginkan sesuatu—entah barang, makanan, pengalaman, atau hal lain—lalu berusaha keras untuk mendapatkannya? Saat kita mengejarnya, hati kita dipenuhi antusiasme dan ekspektasi. Namun, ketika akhirnya kita memilikinya, ternyata rasa puas yang kita bayangkan tidak benar-benar terjadi. Yang muncul justru perasaan biasa saja, bahkan kadang hampa dan kosong. Inilah yang mengingatkan kita bahwa kepuasan sejati tidak pernah ditemukan di dalam dunia (ay. 13–16). Seperti anak bungsu dalam perumpamaan Yesus, ia meninggalkan rumah demi mengejar kebebasan dan kesenangan dunia. Tetapi yang ia temukan hanyalah lapar, kesepian, kehancuran, dan kekosongan jiwa. Titik balik terjadi ketika ia memutuskan untuk kembali kepada bapanya—tanda pertobatan yang membawa pemulihan (ay. 17–24). Di sinilah kita melihat gambaran Bapa yang penuh kasih: berlari menyambutnya, memeluknya, memberi cincin, jubah, dan pesta—tanda pemulihan dan kehormatan. Anak bungsu pun menemukan kepuasan sejatinya di pelukan ayahnya. Bagaimana dengan anak sulung? Ketidakpuasan ternyata juga menguasainya. Bukan secara fisik, tetapi secara hati dan rohani. Ia memang secara fisik dekat dengan ayahnya, tetapi hatinya jauh dan kosong. Ia tidak sanggup merasakan cinta ayahnya. Perasaan tidak dihargai itu bersumber dari kekosongan jiwanya, karena selama ini ia hidup berdasarkan kewajiban, bukan relasi kasih. Ia mencoba memuaskan jiwanya lewat kesibukan dan kerja keras. Inilah kenyataannya—kesalehan dan aktivitas rohani tanpa kasih akan membuat hati pahit (ay. 25–30). Religiositas tanpa kasih bisa membuat seseorang tampak dekat di mata, tetapi sebenarnya jauh di hati dari Allah. Namun, puji Tuhan untuk hati Bapa yang merangkul setiap luka (ay. 31–Dia adalah Bapa yang penuh kasih, yang selalu menantikan anak-anak-Nya kembali. Seberapa jauh pun kita berlari, seberapa lama kita mencoba melupakan Dia, seberapa dalam kita hanyut dalam dosa, masalah, atau kepahitan, Bapa tetap menunggu. Dia mau mengampuni, Dia siap memeluk, dan Dia dengan sukacita akan menyambut kita. Mari kembali kepada-Nya dan temukan kepuasan sejati dalam kasih, penerimaan, dan pengampunan-Nya."Seperti sang anak bungsu yang kembali ke rumah Bapa, kita pun hanya akan menemukan kepuasan dan sukacita sejati hanya ketika hati kita pulang dan tinggal dalam kasih-Nya."Pertanyaan Untuk Direnungkan:1. Apakah ada bagian hidup saya yang masih “jauh dari rumah” dan belum saya serahkan sepenuhnya kepada Bapa? Apakah itu?2. Jika hari ini Bapa memanggil saya untuk kembali, langkah nyata apa yang akan saya ambil untuk merespons kasih-Nya?

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Oct 25, 2025

Embed this episode

NOW PLAYING

26-10-2025 - Menemukan Kepuasan Sejati (PST GKJ Bahasa Indonesia)

0:00 7:25

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta?

This episode is 7 minutes long.

When was this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode published?

This episode was published on October 25, 2025.

Can I download this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!