EPISODE · Jun 25, 2026 · 3 MIN
26-6-2026 - Menjadi Cerminan Bapa Di Surga (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Mazmur 103:13Penulis : G.I. Yonatan SuwardiSaya pernah mendengar cerita dari seorang hamba Tuhan yang melayani seorang pemuda yang sulit berdoa dengan menyebut “Bapa”. Setiap kali ia mencoba berdoa, hatinya terasa tertutup dan kaku. Setelah ditelusuri, ternyata ia dibesarkan oleh ayah yang otoriter, jarang hadir menemani dan lebih banyak mengkritik daripada mengasihi. Baginya, figur “bapa” identik dengan tekanan, bukan kehangatan. Tanpa ia sadari, pengalaman dengan ayah di dunia telah membentuk cara pandangnya terhadap Bapa di surga.Dalam bagian sebelumnya di Mazmur 103:8-12 digambarkan ekspresi dari sifat Tuhan diantaranya penyayang, pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih setia, tidak menuntut, tidak mendendam, tidak membalas setimpal kesalahan tetapi setinggi langit di atas bumi, maka demikian besarnya kasih setia-Nya dan sejauh timur dari barat, demikian dijauhkannya pelanggaran anak-anak-Nya. Ini menunjukkan bahwa konsep “Bapa” bukan sekadar metafora, tetapi merupakan cara Allah dalam menyatakan diri-Nya kepada manusia. Secara teologis, ini berarti bahwa seorang ayah di dunia dipanggil untuk mencerminkan sifat-sifat Allah (Mazmur 103:8-12). Namun ketika seorang ayah hidup dalam kekerasan, ketidakhadiran atau ketidakpedulian, maka ia bukan hanya gagal dalam relasi keluarga tetapi juga dapat mengaburkan pengenalan anak akan Allah sebagai Bapa yang penuh kasih.Menjadi ayah adalah panggilan rohani yang mulia. Oleh sebab itu seorang ayah perlu terus bertumbuh dalam karakter Kristus agar hidupnya menjadi gambaran yang benar tentang kasih Allah. Ini berarti belajar mengasihi dengan kelembutan, hadir dengan kesetiaan dan membimbing dengan kebenaran firman Tuhan. Dalam keseharian, hal ini terlihat dari perhatian yang tulus, waktu yang diberikan, doa yang dinaikkan dan teladan hidup yang konsisten. Ketika seorang ayah hidup demikian, maka ia sedang menolong keluarganya mengalami kasih Bapa di surga secara nyata.Ayah yang memancarkan kasih dan belas kasihan menjadi cermin hidup dari hati Bapa di surga.Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah sikap yang sedang Anda dijalani telah mencerminkan kasih dan kelembutan Allah atau justru sebaliknya?2. Bagaimana Anda bisa lebih nyata menunjukkan hati Bapa di surga dalam keluarga Anda setiap hari?
Embed this episode
NOW PLAYING
26-6-2026 - Menjadi Cerminan Bapa Di Surga (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.