EPISODE · Jul 26, 2025 · 5 MIN
27-7-2025 - Kekuatan Yang Melimpah (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Lukas 5:27-28Penulis : G.I. Pilipus FerdinandDalam perjalanan hidup ini, setiap orang tentu pernah berada di titik persimpangan, di mana ia harus memilih: apakah tetap di “jalan yang lama” atau melangkah ke “jalan yang baru” yang belum ia pahami sepenuhnya. Pilihan seperti ini sering kali datang secara tiba-tiba, tanpa banyak tanda atau peringatan. Namun, justru di momen seperti itulah Tuhan sering kali hadir memanggil kita untuk merespons sesuatu yang lebih besar.Inilah yang terjadi juga dengan seorang yang bernama Lewi yang dicatat dalam Lukas 5:27–28. Ketika Yesus melihatnya di rumah cukai, yang kemungkinan adalah tempat kerjanya sehari-hari, tanpa basa-basi dan tanpa percakapan pembuka, Yesus tiba-tiba saja berkata kepadanya, “Ikutlah Aku!” Herannya lagi, tanpa berargumen, Lewi langsung berdiri, ia meninggalkan pekerjaannya dan mengikuti Yesus. Tentu saja keputusan yang diambil Lewi dengan meninggalkan pekerjaannya bukanlah keputusan kecil. Ini jelas adalah sebuah keputusan besar yang akan mengubah arah hidupnya. Keputusan itu tentu saja akan berdampak pada setiap aspek hidupnya, salah satunya kondisi ekonominya. Sebab, sebagai pemungut cukai, Lewi tentu punya penghasilan yang besar, meski dengan pekerjaannya itu ia banyak dibenci oleh orang-orang sebangsanya. Namun, tanpa berpikir panjang, ketika mendengar panggilan itu, Lewi langsung berdiri meninggalkan karier yang sudah dibangunnya dengan susah payah itu. Apa yang terjadi dengan Lewi ini jelas menunjukkan bahwa ketika seseorang sungguh bertemu dengan Yesus, maka perjumpaan itu akan membawa dampak besar yang akan mengubah seluruh jalan hidupnya.Artinya, mengikut Yesus berarti kita juga harus siap untuk berubah arah. Bahkan jika itu berarti kita mesti siap melepaskan hal-hal yang selama ini kita anggap penting. Namun demikian, tidak selalu Tuhan meminta kita keluar dari pekerjaan atau kota tempat kita tinggal. Yang pasti, ketika Tuhan memanggil kita, Dia menginginkan kita mengikut-Nya dengan hati yang benar-benar percaya dan berserah penuh kepada-Nya. Inilah yang dilakukan oleh Lewi. Keputusannya itu bukan hanya tentang meninggalkan pekerjaan, melainkan sebuah simbol penyerahan hidup yang penuh kepada Allah. Tuhan mungkin tidak meminta kita semua untuk meninggalkan profesi atau harta kita, tetapi Ia pasti memanggil kita untuk melepaskan kendali atas hidup kita dan mengikuti-Nya dengan sepenuh hati.”Keputusan mengikut Kristus adalah titik balik terbesar dalam hidup seseorang.” (Billy Graham)Pertanyaan untuk direnungkan:1. Hal apa yang Tuhan minta untuk saudara lepaskan, agar bisa lebih sungguh-sungguh mengikuti-Nya? 2. Apa kendala terbesar yang sering membuat saudara sulit melepaskan hal-hal tertentu dalam hidup saudara?
Embed this episode
NOW PLAYING
27-7-2025 - Kekuatan Yang Melimpah (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.