EPISODE · Aug 28, 2025 · 5 MIN
29-8-2025 - Tetap Teguh Di Tengah Penolakan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Yohanes 1:11; Lukas 4:28-30; Yesaya 53:3Penulis : G.I. Agnes ChristinaPada bulan Desember 2024, di sebuah sekolah menengah di North Carolina, Amerika Serikat, seorang siswi menjadi sorotan setelah ia menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus dalam forum resmi sekolah. Ia hanya mengungkapkan iman pribadinya dengan tenang. Tapi justru karena itulah, sebagian orang merasa tersinggung. Ia dibungkam dari kesempatan berbicara di acara berikutnya, bahkan menghadapi tekanan sosial di lingkungannya. Peristiwa ini menjadi viral karena menyingkapkan realitas yang tidak nyaman: ternyata, menyatakan iman kepada Kristus bisa jadi hal yang “tidak pantas” di mata dunia. Ini menunjukkan bahwa penolakan atas iman bukan sekadar masa lalu; itu masih nyata hari ini. Kemungkinan juga kita pun pernah mengalaminya—dijauhi karena keyakinanmu, diremehkan karena prinsip hidup yang kamu pegang, atau dianggap “terlalu rohani” hanya karena Anda mengikut Kristus.Namun Kristus tahu lebih dulu seperti apa rasanya ditolak. Yohanes 1:11 berkata, “Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.” Bukan orang asing, tapi umat yang seharusnya menyambut Dia. Di Lukas 4:28–30, Tuhan Yesus ditolak mentah-mentah oleh warga kampung halamannya sendiri, bahkan hendak dilempar ke tebing hanya karena Ia memberitakan kebenaran. Yesaya 53:3 melukiskan bahwa Sang Mesias akan “dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan.” Ini bukan sekadar gambaran simbolis, tapi sungguh menjadi bagian dari pengalaman Tuhan Yesus di dunia. Namun, yang luar biasa adalah respons-Nya. Tuhan Yesus tidak marah, tidak lari dari panggilan, dan tidak menjadi sinis. Ia tetap setia berjalan menuju salib, karena kasih-Nya kepada Bapa dan dunia tidak tergantung pada seberapa banyak orang yang menerima-Nya. Karakter Kristus adalah karakter yang tetap teguh dalam kasih, meski ditolak dan disakiti.Sebagai murid Kristus, Anda dipanggil bukan hanya untuk mengagumi karakter-Nya, tapi untuk hidup dalam karakter itu. Dunia mungkin tidak selalu menyambut Anda ketika Anda menyatakan iman dengan jujur. Tapi di tengah penolakan, Anda tidak perlu menjadi pahit atau membalas dengan sikap keras. Anda punya pegangan yang pasti: Kristus sudah menanggung penolakan paling dalam agar Anda bisa diterima sepenuhnya oleh Allah. Identitas Anda tidak ditentukan oleh siapa yang menerima atau menolak Anda, melainkan oleh kasih Kristus yang mengakar dan tidak goyah. ‘Penolakan tidak pernah mengubah arah Yesus. Kasih-Nya tetap teguh, dan hari ini kasih itu memberi Anda keberanian di tengah penolakan”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Pernahkah kamu menyembunyikan imanmu karena takut ditolak? Apa yang sebenarnya Anda takuti saat itu? 2. Bagaimana karakter Kristus—yang tetap mengasihi meski ditolak—dapat membentuk cara Anda merespons penolakan hari ini?
Embed this episode
Ready to play
29-8-2025 - Tetap Teguh Di Tengah Penolakan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.