EPISODE · Jan 30, 2026 · 4 MIN
31-1-2026 - Relasi Yang Mendidik (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Ulangan 31:7-8Penulis : G.I. Dwi Agustina Arta RiyadiDunia kita sekarang, banyak orang sulit untuk memberikan tempat kepada generasi berikutnya - baik dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan bahkan dalam masyarakat - merasa sulit memberi ruang bagi generasi berikutnya untuk bertumbuh, berpendapat dan mengambil peran. Ada beberapa alasan berkaitan dengan hal ini: takut kehilangan posisi atau pengaruh; kurang kepercayaan kepada generasi muda "belum siap" "belum berpengalaman"; Tidak mau berproses dalam pendampingan yang membutuhkan kesabaran dan kerendahan hatian; Ego dan kebanggaan pribadi.Namun dalam Alkitab memberi tempat kepada generasi berikutnya adalah bentuk ketaatan dan kebijaksanaan. Relasi antara Musa dan Yosua menunjukkan contoh relasi yang sangat indah - relasi yang memberi tempat, mendidik, mempercayai dan memberi teladan iman. Saat Tuhan menetapkan Yosua sebagai penerus, Musa tidak menolak Yosua dan marah. Justru ia menguatkan dan meneguhkan Yosua di depan seluruh orang Israel. "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu..." (Ul 31:7). Sebab Musa tahu tugas Yosua sangat berat untuk memimpin bangsa Israel yang sering bersungut-sungut, keras kepala dan sulit taat. Musa sudah kurang lebih 40 tahun memimpin mereka.Musa juga berikan penguatan dan penghiburan kepada Yosua, bahwa ia tidak akan berjalan sendirian untuk memimpin bangsa Israel ke tanah perjanjian. "Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; jangan takut dan janganlah patah hati." (Ul 31:8)"TUHAN, Dialah yang akan berjalan di depanmu" maknanya Tuhan sudah lebih dahulu menyiapkan jalan dan mengatur segalanya. "Ia sendiri akan menyertai engkau" maknanya Tuhan bukannya hanya berada di depan, tapi juga di dalam dan di sekitar kita. "Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." maknanya Tuhan tidak akan menyerah kepada kita apa pun keadaannya dan tidak akan menjauh walaupun kita gagal. "Jangan takut dan jangan patah hati" maknanya maka tidak ada alasan untuk takut dan menyerah. Relasi Musa dan Yosua menunjukkan bahwa mendidik (memberi tempat) bukan hanya soal memberi nasihat, tetapi menuntun untuk mengenal dan mengandalkan Tuhan. Seperti Musa kepada Yosua, kita pun dipanggil untuk mendidik, menguatkan dan meneguhkan orang-orang di sekitar kita agar mereka berani melangkah dalam panggilan Tuhan dengan hati yang teguh dan iman yang hidup.Pertanyaan Untuk Direnungkan:1. Dalam relasi dengan sesama, apakah saya lebih sering memberi semangat dan penguatan atau justru menakut-nakuti dan melemahkan hati mereka? Mengapa?2. Apakah saya, seperti Musa sudah menjadi teladan iman bagi orang lain - khususnya bagi mereka yang baru belajar mengenal Tuhan? Apa yang seharusnya saya lakukan?
Embed this episode
NOW PLAYING
31-1-2026 - Relasi Yang Mendidik (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.