EPISODE · Aug 3, 2026 · 3 MIN
4-8-2026 - Penyertaan Allah Di Tengah Penderitaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Ibrani 13:5-6Penulis : Pdt. Faoziduhu LahaguCharles Spurgeon pernah mengatakan kalimat ini “Aku telah belajar mencium ombak yang melemparkanku kepada gunung batu yang kekal.” Apa maksudnya? Spurgeon sedang mengatakan bahwa penderitaan apapun yang kita alami dan mengguncangkan iman kita saat ini sesungguhnya sedang membawa kita untuk mendekat kepada Allah sang Gunung Batu yang kokoh dan kuat. Persoalan dan pergumulan hidup yang kita alami terkadang membuat kita menempuh cara-cara duniawi dan hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah untuk segera menyelesaikannya. Jemaat ibrani adalah jemaat yang juga sedang menderita. Mereka mengalami penganiayaan (Ibrani 10:32-34), mereka mengalami kelelahan secara rohani (bd Ibrani 10:35). Itu sebabnya mereka dapat saja melakukan hal-hal yang tidak tepat, dan tergoda untuk melakukan dosa untuk mengatasi pergumulan yang mereka alami. Penulis ibrani berkata jangan menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Kesulitan dan kesukaran dapat mendorong seseorang menjadi tamak, diperhamba oleh harta dan menjadi tidak bijaksana dalam mengelola kehidupan. Sebaliknya seorang murid yang menderita haruslah tetap mempercayai janji Tuhan bahwa Ia setia memelihara umat-Nya. Ia tidak meninggalkan mereka dan mengabaikan mereka. Itu sebabnya orang-orang yang menderita haruslah berani dan tidak takut sebab mereka percaya sumber kekuatan dan pertolongan mereka adalah Allah dalam Kristus Yesus. Apakah anda sedang mengalami krisis yang menyebabkan anda menderita secara finasial akhir-akhir ini? Apakah anda sedang tergoda untuk menempuh jalan yang tidak benar dengan menghalalkan segala cara demi bertahan hidup? Mari kita selalu hidup benar, dijauhkan dari segala kecemaran, tindakan yang tidak benar menghadapi kerumitan penderitaan karena ekonomi yang berat dan menaruh percaya bahwa Ia akan selalu memelihara hidup kita dimasa krisis sekalipun. Hendaknya kita selalu percaya bahwa dalam krisis sekalipun, Ia adalah sumber pertolongan dan sandaran hidup kita sehingga kita tidak akan merasa takut menghadapi kehidupan yang sulit sekalipun. “Allah Menyertai Di Tengah Penderitaan”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Ketika menghadapi kesulitan dan tekanan hidup, apakah saya tetap mempercayai pemeliharaan Tuhan, atau saya mulai mengandalkan cara-cara yang tidak berkenan kepada-Nya untuk menyelesaikan masalah saya? 2. Apakah respons saya penderitaan yang saya alami saat ini semakin mendekatkan saya kepada Allah sebagai sumber pertolongan, atau justru membuat saya menjauh dari-Nya karena ketakutan dan kekhawatiran? Mengapa?
Embed this episode
Ready to play
4-8-2026 - Penyertaan Allah Di Tengah Penderitaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.