#469° SURAT DENGAN KATA TEKAD. untuk sahabatku, Inay episode artwork

EPISODE · Mar 19, 2026 · 5 MIN

#469° SURAT DENGAN KATA TEKAD. untuk sahabatku, Inay

from Jurnal Lembu: Podcast Karakter Keuangan · host Jurnal Lembu

Pukul 05 Pagi. Untuk sahabatku, Inay, Selamat menempuh langkah yang baru. Selamat pagi. Saat kamu membaca ini, aku bersyukur karena kamu adalah salah satu teman baik yang selalu nyaman diajak bertukar pikiran. Ada satu hal yang selalu membuatku merasa dekat denganmu—kepribadianmu yang mengingatkanku pada mendiang ibuku.Ia, seorang Taurus, adalah sosok wanita dengan tekad yang begitu kuat. Mungkin memang begitulah cirinya. Ketika mengambil keputusan, ia selalu melakukannya dengan penuh keteguhan hati.Tekad, bagiku, adalah kekuatan untuk tetap berjalan meski jalan terasa berat. Ia bukan sekadar keinginan. Keinginan bisa berubah, tetapi tekad membuat kita bertahan. Seperti yang ditulis Napoleon Hill dalam Think and Grow Rich:“Strength and growth come only through continuous effort and struggle.”Tekad yang sama juga hadir saat kita mengambil keputusan besar bernama resign. Keputusan ini sering kali tidak mudah, karena kita harus keluar dari zona nyaman demi kebahagiaan di masa depan—baik secara fisik maupun batin.Resign adalah hal yang lumrah dalam dunia kerja. Ada yang datang, dan ada yang pergi. Generasi terus berganti. Kita tidak selalu berharap untuk dikenang, tetapi jika ada yang masih mengingat kita, itu berarti kehadiran kita pernah berarti.Hidup harus terus berjalan.Bukan berarti kita melupakan orang-orang yang pernah berjalan bersama kita. Justru, yang membuat kata “resign” terasa berat adalah kenangan—baik manis maupun pahit—serta nilai-nilai yang kita peroleh sepanjang perjalanan itu.Value adalah prinsip hidup yang kita pegang. Ia membentuk cara kita berpikir, memilih, dan bertindak. Seperti yang dikatakan Stephen R. Covey dalam The 7 Habits of Highly Effective People:“Values are like fingerprints. Nobody’s are the same, but you leave them all over everything you do.”Yang terpenting, saat kita memutuskan untuk melangkah pergi, pastikan kita membawa value yang positif—untuk diri kita, untuk portofolio kehidupan kita, dan untuk masa depan yang lebih baik.Aku percaya, value membentuk identitas. Ia mungkin tidak terlihat, tetapi selalu hadir dalam setiap langkah kita.Mengapa Monkey D. Luffy dalam One Piece terus berjuang mengejar mimpinya?Mengapa Helen Keller mampu menembus keterbatasannya?Mengapa Mother Teresa tetap melayani meski dalam lelah dan air mata?Mengapa Children of Heaven begitu menyentuh?Karena mereka semua memiliki value yang menuntun tujuan hidup mereka.Lalu bagaimana dengan kita?Value akan menjaga arah kita, dan tekad akan mendorong kita untuk terus melangkah.Seperti yang dikatakan Viktor E. Frankl:“When we are no longer able to change a situation, we are challenged to change ourselves.”Salam cintaku seluas angkasa,Segelas kopi dari Labuan Bajo.

Pukul 05 Pagi. Untuk sahabatku, Inay, Selamat menempuh langkah yang baru. Selamat pagi. Saat kamu membaca ini, aku bersyukur karena kamu adalah salah satu teman baik yang selalu nyaman diajak bertukar pikiran. Ada satu hal yang selalu membuatku merasa dekat denganmu—kepribadianmu yang mengingatkanku pada mendiang ibuku.Ia, seorang Taurus, adalah sosok wanita dengan tekad yang begitu kuat. Mungkin memang begitulah cirinya. Ketika mengambil keputusan, ia selalu melakukannya dengan penuh keteguhan hati.Tekad, bagiku, adalah kekuatan untuk tetap berjalan meski jalan terasa berat. Ia bukan sekadar keinginan. Keinginan bisa berubah, tetapi tekad membuat kita bertahan. Seperti yang ditulis Napoleon Hill dalam Think and Grow Rich:“Strength and growth come only through continuous effort and struggle.”Tekad yang sama juga hadir saat kita mengambil keputusan besar bernama resign. Keputusan ini sering kali tidak mudah, karena kita harus keluar dari zona nyaman demi kebahagiaan di masa depan—baik secara fisik maupun batin.Resign adalah hal yang lumrah dalam dunia kerja. Ada yang datang, dan ada yang pergi. Generasi terus berganti. Kita tidak selalu berharap untuk dikenang, tetapi jika ada yang masih mengingat kita, itu berarti kehadiran kita pernah berarti.Hidup harus terus berjalan.Bukan berarti kita melupakan orang-orang yang pernah berjalan bersama kita. Justru, yang membuat kata “resign” terasa berat adalah kenangan—baik manis maupun pahit—serta nilai-nilai yang kita peroleh sepanjang perjalanan itu.Value adalah prinsip hidup yang kita pegang. Ia membentuk cara kita berpikir, memilih, dan bertindak. Seperti yang dikatakan Stephen R. Covey dalam The 7 Habits of Highly Effective People:“Values are like fingerprints. Nobody’s are the same, but you leave them all over everything you do.”Yang terpenting, saat kita memutuskan untuk melangkah pergi, pastikan kita membawa value yang positif—untuk diri kita, untuk portofolio kehidupan kita, dan untuk masa depan yang lebih baik.Aku percaya, value membentuk identitas. Ia mungkin tidak terlihat, tetapi selalu hadir dalam setiap langkah kita.Mengapa Monkey D. Luffy dalam One Piece terus berjuang mengejar mimpinya?Mengapa Helen Keller mampu menembus keterbatasannya?Mengapa Mother Teresa tetap melayani meski dalam lelah dan air mata?Mengapa Children of Heaven begitu menyentuh?Karena mereka semua memiliki value yang menuntun tujuan hidup mereka.Lalu bagaimana dengan kita?Value akan menjaga arah kita, dan tekad akan mendorong kita untuk terus melangkah.Seperti yang dikatakan Viktor E. Frankl:“When we are no longer able to change a situation, we are challenged to change ourselves.”Salam cintaku seluas angkasa,Segelas kopi dari Labuan Bajo.

NOW PLAYING

#469° SURAT DENGAN KATA TEKAD. untuk sahabatku, Inay

0:00 5:01

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

That Hoarder: Overcome Compulsive Hoarding That Hoarder Hoarding disorder is stigmatised and people who hoard feel vast amounts of shame. This podcast began life as an audio diary, an anonymous outlet for somebody with this weird condition. That Hoarder speaks about her experiences living with compulsive hoarding, she interviews therapists, academics, researchers, children of hoarders, professional organisers and influencers, and she shares insight and tips for others with the problem. Listened to by people who hoard as well as those who love them and those who work with them, Overcome Compulsive Hoarding with That Hoarder aims to shatter the stigma, share the truth and speak openly and honestly to improve lives. The Small Business Startup School – Business Notes | Financial Literacy | Retail Psychology – For Professionals & Entrepreneurs The Small Business Startup School Inc. Starting or buying a small business? While personal circumstances may vary, business patterns remain timeless. On The Small Business Startup School, we explore strategies, insights, and practical solutions to help entrepreneurs confidently navigate their journey.Hosted by Ola Williams—a retail entrepreneur, fintech founder, and financial coach with over two decades of experience—this podcast marries financial awareness and retail psychology with optimism to deliver actionable takeaways.Join us to learn, grow, and connect as we uncover the keys to business success.Let’s continue to learn together and be encouraged to keep on connecting! DIOSA. Carolina Sanper This podcast is a sacred space created by Carolina Sanper where you connect with your inner wisdom and embody your magnetic feminine power.It is the realization that the mystical realm is where you plant the seeds of your desired reality.It is a portal to your true essence: awareness, presence, and receiving with ease. Welcome home, DIOSA. 🖤 XXX Tech by SOVRYN Dr. Brian Sovryn The crossroads between technology, sensuality, and metaphysics - and the longest running anarchist podcast in the world! Brought to you by Dr. Brian Sovryn.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Jurnal Lembu: Podcast Karakter Keuangan?

This episode is 5 minutes long.

When was this Jurnal Lembu: Podcast Karakter Keuangan episode published?

This episode was published on March 19, 2026.

What is this episode about?

Pukul 05 Pagi. Untuk sahabatku, Inay, Selamat menempuh langkah yang baru. Selamat pagi. Saat kamu membaca ini, aku bersyukur karena kamu adalah salah satu teman baik yang selalu nyaman diajak bertukar pikiran. Ada satu hal yang selalu membuatku...

Can I download this Jurnal Lembu: Podcast Karakter Keuangan episode?

Yes, you can download this episode by clicking the download button on the episode player, or subscribe to the podcast in your preferred podcast app for automatic downloads.
URL copied to clipboard!