6-11-2025 - Bijak Menolak "FOMO" (PST GKJ Bahasa Indonesia) episode artwork

EPISODE · Nov 5, 2025 · 5 MIN

6-11-2025 - Bijak Menolak "FOMO" (PST GKJ Bahasa Indonesia)

from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta

Nats Alkitab : Matius 14:13Penulis : Pdt. Ang Tjoe MioDi kalangan anak muda tidak asing dengan istilah “Fomo” yang merupakan kependekan dari fear of missing out. Fomo memiliki arti perasaan takut “tertinggal” karena tidak mengikuti akvitias tertentu seperti, berita, tren, atau hal yang baru. Salah satu penyebab Fomo adalah maraknya penggunaan media sosial. Ketergantungan pada media sosial memungkinkan seseorang menerima berbagai informasi dalam bentuk notifikasi yang masuk melalui perangkat digitalnya. Dampak dari Fomo memicu munculnya perasaan cemas lalu membandingkan kehidupan diri dengan orang lain yang terlihat lebih menyenangkan atau bahagia. Menurut Ellynda Kusuma Anggraeni, gejala fomo di antaranya selalu mengecek gadget, lebih peduli pada media sosial dari pada kehidupan nyata yang memunculkan keinginan untuk diakui orang lain di dunia maya, selalu ingin tahu kehidupan orang lain, rasa penasaran dengan gosip terbaru, boros demi agar tidak ketinggalan tren, juga tidak bisa menolak ajakan supaya tidak tertinggal hal-hal yang baru. Nah, saya mengaitkan pelayanan Yesus yang begitu padat dan selalu dicari banyak orang dengan fomo karena jika kita jadi Yesus, tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang ada, bukan? Sikap aji mumpung, mumpung terkenal, mumpung banyak “fans”, mumpung sedang laris manis dan sebagainya.Alkitab dengan jelas menulis: Yesus segera menyingkir setelah mendengar kematian Yohanes Pembaptis. Fokus orang banyak kini sepenuhnya tertuju kepada Yesus. Yesus tidak mau kesibukan-Nya menjauhkan persekutuan-Nya dengan Bapa. Ia tahu kapan untuk menyendiri dengan Bapa-Nya. Ia tidak ingin menukar relasi-Nya dengan Bapa demi memperoleh pengakuan atau pujian manusia. Ia tidak mau memanfaatkan tren dengan mengorbankan waktu-Nya bersama Bapa. Dari hal inilah teladan Kristus dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Baik dalam dunia kerja atau pun pelayanan. Kita harus bijak menolak “fomo” dengan lebih mengutamakan waktu bersama Allah. Kita harus tahu kapan untuk “menyingkir” yaitu berani berkata tidak bila sudah terlalu banyak pekerjaan atau pelayanan yang tidak bisa ditangani sepenuhnya. Kita harus bisa memilah-milah pekerjaan dan pelayanan agar bisa efektif. Perlunya menentukan prioritas atas pekerjaan dan pelayanan. Kita perlu waspada agar tidak terjebak kepada keinginan untuk sibuk yang menjauhkan diri dari Allah, burnout, kelelahan, kehilangan fokus dan lain sebagainya.Mari bijak dalam bekerja dan melayani. Sebab Anda bukan robot yang bekerja tanpa hati. Anda bukan robot yang tidak bisa merasa lelah. Anda juga bukan robot yang tidak memerlukan relasi dengan Sang Pencipta dan Pemelihara hidup kita. “Menyingkirlah” bila pekerjaan atau pelayanan Anda telah menarik terlalu jauh dari hadirat-Nya. Sebab dengan tinggal dalam hadirat-Nya, Anda akan disegarkan senantiasa untuk pekerjaan dan pelayanan selanjutnya. Kiranya Tuhan dipermuliakan dalam seluruh aspek hidup kita. Amin.“Buah Roh adalah: penguasaan diri, dan salah satu ekspresinya yang paling krusial adalah: kesunyian, kekuatan untuk berdiam diri... Kemampuan untuk berdiam diri adalah awal dari kebebasan."Pertanyaan untuk direnungkan:1. Bagaimana sikap Anda dalam menghadapi banyaknya interupsi dari orang-orang yang membutuhkan pertolongan tepat pada saat Anda berada di tengah kesibukan pekerjaan atau pelayanan?2. Sejauh mana komitmen Anda untuk bisa “menyingkir” sebagai bagian dari disiplin rohani yang memungkinkan Anda untuk dapat berelasi dengan Bapa yang menjadi sumber kekuatan baru Anda dalam bekerja atau melayani?

Episode metadata supplied by the publisher feed · Published Nov 5, 2025

Embed this episode

NOW PLAYING

6-11-2025 - Bijak Menolak "FOMO" (PST GKJ Bahasa Indonesia)

0:00 5:00

No transcript for this episode yet

We transcribe on demand. Request one and we'll notify you when it's ready — usually under 10 minutes.

No similar episodes found.

Frequently Asked Questions

How long is this episode of Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta?

This episode is 5 minutes long.

When was this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode published?

This episode was published on November 5, 2025.

Can I download this Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta episode?

Yes. Use the download control on the episode player to save the publisher-provided media file.
URL copied to clipboard!