EPISODE · May 5, 2025 · 4 MIN
6-5-2025 - Bahaya Kecongkakan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Amsal 16:18Penulis : Pdt. Elisa IstiantoKecongkakan membuat seseorang mengandalkan kekuatan, kebijaksanaan, atau kemampuan diri sendiri, bukan bergantung pada Allah. Ia cenderung mengabaikan peran Allah dalam hidupnya, yang pada akhirnya dapat membawa kehancuran. Kecongkakan percaya bahwa kemampuan diri sendirilah yang mencapai suatu keberhasilan atau kesuksesan, padahal sebenarnya Tuhanlah yang melakukannya bagi dan melalui kita. Hudson Taylor berkata “Semua raksasa Allah adalah orang-orang yang lemah yang melakukan perkara besar bagi Allah karena mereka memperhitungkan Allah bersama mereka.”Orang Kristen dipanggil untuk menjadi teladan dan dipanggil untuk mencerminkan karakter Kristus, yang rendah hati dan penuh kasih (Filipi 2:5-8). Ciri dari orang yang rendah hati adalah membangun kehidupan di seputar Allah dan orang lain. Bukan di seputar diri sendiri. Sebaliknya, kecongkakan bertentangan sikap rendah hati dan dapat menjadi batu sandungan bagi orang lain. Akibatnya kesaksian mereka tentang kasih Kristus menjadi tidak efektif. Orang lain mungkin melihatnya sebagai kemunafikan atau ketidaktulusan. Kesombongan memberi kita ilusi bahwa kita lebih mampu daripada yang sebenarnya. Hal ini akan berdampak serius karena dapat membawa kehancuran dalam kehidupan rohani, relasi, dan kesaksian orang Kristen. Orang yang congkak sering kali sulit menerima kritik atau nasihat karena merasa dirinya sudah cukup baik atau benar. Kecongkakan dapat menciptakan konflik, iri hati, dan persaingan tidak sehat dalam hubungan antar manusia. Hukuman atas kecongkakan yang segera diberikan nyata dalam kehidupan raja Firaun. Ia melakukan kesalahan besar karena menentang Tuhan. Akibat nyata adalah kehilangan reputasinya dan kehilangan anak sulungnya. Ingatlah bahwa kesalahan yang terbesar adalah tidak sadar akan kesalahan apa pun. Karena itu, marilah kita mengembangkan kerendahan hati, serta belajar mengandalkan Tuhan, dan meneladani kehidupan Yesus. Sadari bahwa segala sesuatu yang kita miliki, termasuk kemampuan dan keberhasilan, adalah anugerah dari Tuhan (1Korintus 4:7). Berdoalah untuk memiliki hati yang bergantung sepenuhnya pada-Nya. Ini membantu kita bertumbuh dan menghindari kesalahan. Fokuslah pada pelayanan dan kepentingan orang lain, bukan diri sendiri (Filipi 2:3-4). Ini membantu kita melawan kecenderungan untuk sombong."Kesombongan adalah tangga palsu menuju kehancuran."Pertanyaan untuk direnungkan:1. Evaluasi keputusan yang Anda ambil minggu ini. Apakah ada yang dilandasi keangkuhan? Mohon Tuhan menyatakan itu dan jujurlah dengan hati Anda!2. Apabila ada orang yang tidak setuju dengan Anda, apakah Anda berdebat untuk mempertahankan pendapat Anda? Apa alasan Anda berbuat demikian?
Embed this episode
NOW PLAYING
6-5-2025 - Bahaya Kecongkakan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.