EPISODE · Aug 6, 2026 · 4 MIN
7-8-2026 - Tetap Setia Dalam Penderitaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab :Wahyu 2:9-10Penulis : Pdt. Faoziduhu LahaguDi beberapa daerah di Asia, ketika badai datang menerjang maka pohon-pohon besar yang kokoh patah dan bertumbangan. Angin yang kuat dan keras menyebabkan tanaman apapun tidak dapat bertahan. Namun ada satu tanaman yang tetap bertahan yaitu bambu. Karena bambu memiliki akar yang kuat dan mampu tetap lentur ketika diterpa angina, maka ketika badai dahsyat menerpa, pohon itu akan membungkuk hampir menyentuh tanah, tetapi tidak patah. Setelah badai berlalu, ia kembali tegak berdiri. Demikian pula kehidupan orang percaya. Ketika semuanya berjalan baik, kesetiaan kepada Tuhan tampak mudah. Namun ketika badai penderitaan datang—penyakit, tekanan ekonomi, penolakan, fitnah, atau penganiayaan—barulah terlihat seberapa dalam akar iman kita tertanam dalam Kristus. Jemaat di Smirna yang menerima surat dalam Wahyu sedang mengalami badai yang besar. Mereka miskin, difitnah, dan akan menghadapi penjara karena iman. Namun Yesus tidak menyuruh mereka lari dari penderitaan. Ia justru berkata kepada mereka "Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita... Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan." Tuhan tidak hanya menginginkan umat-Nya untuk berani dan tidak takut menghadapi apapun, tetapi mereka harus tetap setia. Kata yang dipakai adalah πιστός (pistos) artinya setia, dapat dipercaya, teguh, loyal, tidak berkhianat, tetap berpegang pada komitmen. Kata ini tidak terutama berbicara tentang perasaan, melainkan tentang kesetiaan yang terbukti melalui tindakan dan ketekunan. Dalam dunia Yunani kuno, pistos sering dipakai untuk menggambarkan seorang pelayan yang dapat dipercaya oleh tuannya, seorang sahabat yang tidak meninggalkan temannya, atau seorang prajurit yang tetap loyal kepada rajanya.Tekanan dan penderitaan apa yang menggoncangkan iman kita hari ini? Apakah kita masih tetap teguh dan tidak takut? apakah kita terus hidup memperkenankan hati Allah ditengah kesukaran yang kita alami? Apakah kita masih tetap menunjukkan kekayaan kemurahan hati Allah di tengah segala kekurangan dan keterbatasan yang kita alami dalam hidup. Namun yang tidak kalah penting, apakah kita tetap setia di dalam penderitaan hidup? Tetap setia kepada Kristus sampai akhir? atau ada hal-hal lain yang menyeret kita kepada penyangkalan dan penghianatan iman? Hanya di dalam anugerah Allah kita tetap setia. Bukan karena kuat dan hebat manusia. Disaat badai kehidupun menerjang, tetaplah bersandar kepada-Nya dan tetaplah setia. "Kesetiaan kepada Kristus tidak dibuktikan saat hidup tenang, tetapi saat iman tetap teguh di tengah badai penderitaan."Pertanyaan untuk direnungkan:1. Pergumulan atau penderitaan apa yang sedang menguji kesetiaan Anda kepada Kristus, dan bagaimana Anda berusaha tetap setia di tengahnya? 2. Bagaimana Anda melihat pertolongan dan anugerah Tuhan memampukan Anda untuk tetap setia kepada Kristus dalam setiap musim kehidupan?
Embed this episode
Ready to play
7-8-2026 - Tetap Setia Dalam Penderitaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.