EPISODE · Oct 7, 2025 · 5 MIN
8-10-2025 - Jauhkan Diri Dari Percabulan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : 1 Tesalonika 4:3-5Penulis : Pdt. Siujono SungSurvei Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan adanya peningkatan perilaku seksual pranikah pada remaja usia 15-19 tahun, dengan angka 59% pada perempuan dan 74% pada laki-laki. Selain itu, survei dari berbagai sumber juga menunjukkan bahwa sebagian remaja telah melakukan hubungan seksual sebelum usia 15 tahun. Tingkat perilaku seksual di luar pernikahan yang tinggi ini bukan hanya terjadi di kalangan remaja, tetapi juga terjadi di antara orang dewasa (termasuk orang Kristen) dalam bentuk prostitusi, perselingkuhan, dan hubungan lain di luar pernikahan. Dalam dunia Yunani-Romawi abad pertama, hubungan seksual di luar nikah seperti yang disampaikan di atas dianggap sebagai sesuatu yang wajar, terutama bagi pria. Seperti yang kita ketahui, hal ini bertentangan dengan pengajaran Kristen tentang kemurnian seksual dan kesetiaan dalam pernikahan. Oleh karena itu, Paulus hendak mengingatkan jemaat tentang pentingnya hidup sesuai dengan kehendak Allah di tengah lingkungan seperti itu. Nas hari ini menyatakan bahwa kehendak Allah bagi orang percaya adalah pengudusan, khususnya dalam hal menjauhkan diri dari percabulan. Kata “pengudusan” di sini merujuk pada hidup yang dipisahkan dari dosa dan ditujukan bagi Allah. Paulus menekankan pentingnya hidup yang berbeda dari norma dunia, terutama dalam hal moralitas seksual. Dalam ayat 4, Paulus mendorong setiap orang untuk “mengambil seorang perempuan menjadi isterinya sendiri.” Sebagian besar penafsir menjelaskan bahwa maksud kalimat ini merujuk pada hidup dengan pengendalian diri, bukan dikuasai oleh nafsu. Kehidupan seksual harus dijalani dengan cara yang kudus dan terhormat, bukan dalam keinginan hawa nafsu seperti yang dilakukan oleh mereka yang tidak mengenal Allah (ay. 5). Oleh karena itu Paulus ingin mengatakan bahwa siapa yang ingin menuruti kehendak Allah, maka ia harus menjauhkan diri dari percabulan dan menjalani kehidupan di dalam kekudusan.Sampai saat ini, hubungan seksual di luar pernikahan masih menjadi kondisi yang terus dihadapi. Bahkan ini pun terjadi di antara orang percaya. Lalu apakah yang dapat dilakukan untuk menghadapi ini? Mari kita menuruti kehendak Allah yang memanggil kita bukan kepada kehidupan yang dikuasai hawa nafsu seksual, melainkan kepada kehidupan yang dapat mengendalikan diri dan menghormati kekudusan pernikahan. Kita membutuhkan pertolongan dari Tuhan untuk dapat mengendalikan apa yang kita lihat, baca, dan tonton. Kita juga perlu membuat batasan dalam berelasi dengan lawan jenis. Berdoalah agar Roh Kudus memberi kekuatan untuk melawan segala godaan percabulan.Sadarlah akan keberdosaanmu dan percayalah kepada Yesus.Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah ada hal-hal di dalam rutinitas kehidupan Anda (media, tontonan, pergaulan) yang sedang membuka celah bagi godaan seksual? 2. Langkah praktis apa yang dapat Anda ambil untuk menjaga kekudusan hidup, terutama dalam relasi dengan lawan jenis?
Embed this episode
NOW PLAYING
8-10-2025 - Jauhkan Diri Dari Percabulan (PST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.