EPISODE · Aug 8, 2026 · 3 MIN
9-8-2026 - Nyanyian Di Tengah Tekanan (P9-8-2026 - Nyanyian Di Tengah Tekanan (PST GKJ Bahasa Indonesia)ST GKJ Bahasa Indonesia)
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : Mazmur 42:5.11Penulis : Pdt. James JapardySetelah bertobat, John Sung justru dimasukkan ke rumah sakit jiwa selama sekitar 193 hari. Setiap hari ia membaca Alkitab, berdoa, dan menyanyikan pujian kepada Tuhan, walaupun tekanan hidupnya belum berakhir. Di tengah penderitaan itulah Allah membentuknya menjadi salah satu penginjil terbesar yang pernah dimiliki Tiongkok.Pemazmur sedang mengalami tekanan yang sangat berat. Kata "tertekan" (shachach) berarti membungkuk karena beban yang berat. Bukan sekadar sedih, tetapi jiwanya seolah tidak sanggup lagi menanggung tekanan. Kata "gelisah" menggambarkan hati yang bergolak seperti ombak yang tidak pernah tenang. Namun, di tengah pergumulannya, pemazmur tidak membiarkan perasaannya menguasai dirinya. Ia bertanya kepada dirinya sendiri, "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku?" lalu mengarahkan jiwanya kepada Allah dengan berkata, "Berharaplah kepada Allah!" Kata berharap (yachal) berarti menantikan Allah dengan keyakinan, bukan sekadar berharap tanpa dasar. Pemazmur belum melihat masalahnya selesai, tetapi ia sudah berkata, "Aku akan bersyukur lagi kepada-Nya." Inilah iman yang sejati: memuji Allah bukan karena keadaan sudah berubah, tetapi karena percaya bahwa Allah tetap setia. Di tengah tekanan, orang percaya tidak kehilangan nyanyiannya, sebab pengharapannya tertuju kepada Allah, Penolong dan Allahnya.Masalahmu mungkin belum selesai, tetapi jangan berhenti memuji Tuhan. Jangan biarkan perasaanmu menguasai hidupmu. Ingatkan dirimu untuk tetap percaya kepada Tuhan. Teruslah berdoa, memuji, dan berharap kepada-Nya. Tuhan akan memberi kekuatan untuk melewati setiap tekanan dan pada waktu-Nya, Ia pasti menolongmu.Iman sejati bukan bernyanyi karena badai telah reda, melainkan tetap bernyanyi karena Allah tidak pernah meninggalkan kita di tengah badai.Pertanyaan untuk direnungkan:Ketika tekanan datang, apakah saya lebih banyak dikuasai oleh perasaan, atau mengarahkan hati saya untuk berharap kepada Tuhan? Mengapa?Apa yang membuat saya tetap memuji Tuhan di tengah pergumulan, tidak hanya memuji ketika keadaan hidup berjalan baik?
Embed this episode
Ready to play
9-8-2026 - Nyanyian Di Tengah Tekanan (P9-8-2026 - Nyanyian Di Tengah Tekanan (PST GKJ Bahasa Indonesia)ST GKJ Bahasa Indonesia)
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.