EPISODE · Sep 14, 2026 · 4 MIN
Aroma Kristus - 15-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
from Penuntun Saat Teduh Gereja Kristen Jakarta · host Sinode Gereja Kristen Jakarta
Nats Alkitab : 2 Korintus 2:14-15Penulis : G.I. Christine YunitaSebelum menikah, saya tidak pernah memakai minyak wangi. Setelah menikah, saya mendapat hadiah sebotol parfum kecil. Saat bulan madu, saya memakainya untuk bertemu dengan beberapa teman yang mengajak kami makan. Kami bepergian bersama dalam satu mobil. Di tengah perjalanan, saya baru menyadari aroma parfum yang saya pakai sangat menyengat dan bikin mual. Saya merasa sangat malu dan menyesal telah memakainya. Pengalaman sederhana itu mengingatkan saya bahwa setiap orang memancarkan “aroma” atau kesan melalui hidupnya. Pertanyaannya, aroma apa yang orang lain rasakan ketika mereka bertemu dengan kita? Ada orang yang membuat kita merasa damai, diberkati dan diterima. Ada juga yang membuat kita merasa terluka atau tidak nyaman. Kehadiran kita pun meninggalkan sesuatu bagi orang lain. Rasul Paulus berkata bahwa hidup kita sebagai orang percaya membawa keharuman Kristus. Artinya, melalui kehidupan kita, orang lain seharusnya dapat merasakan sesuatu yang baik tentang Kristus. Bukan hanya melalui kata-kata kita, tetapi juga melalui cara kita bersikap. Ketika kita memilih untuk sabar, mengampuni, mengasihi, dan tetap berbuat baik, kita sedang memancarkan aroma Kristus. Namun, kita tidak dapat memancarkan aroma Kristus dengan kekuatan kita sendiri. Kita dapat menjadi aroma Kristus karena Kristus terlebih dahulu hadir dan bekerja dalam hidup kita. Seperti pakaian yang menyerap aroma ketika berada dekat dengan sumbernya, demikian juga hidup kita semakin memancarkan Kristus ketika kita terus dekat dan berjalan bersama-Nya. Saudara, apakah orang lain dapat mencium aroma Kristus melalui hidup kita hari ini?” saat dikritik, bagaimana respons kita, apakah dapat menerima dengan lembut atau malah marah dan menyerang balik? Saat disakiti, apakah kita menyebarkan kepahitan atau memilih mengampuni? Saat berhadapan dengan orang yang berbeda dengan kita, apakah kita menunjukkan kasih atau merendahkan? Saat tidak ada yang melihat, apakah kita tetap hidup dalam integritas? Saat berada di tengah masalah, apakah kehadiran kita membawa kepanikan atau pengharapan? Mari bertindak dan berespons seperti kehendak Tuhan, sehingga orang di sekitar kita dapat mencium wangi aroma Kristus melalui hidup kita. Mari kita menyebarkan keharuman Kristus melalui hidup kita. “ “Keharuman Kristus lebih mudah dirasakan daripada dijelaskan”Pertanyaan untuk direnungkan:1. Apakah setelah berinteraksi dengan saya, apa yang orang lain rasakan? apakah lebih damai dan merasakan kasih Kristus atau sebaliknya? 2. Dalam relasi saya saat ini, kepada siapa Tuhan menggerakkan hati saya untuk menunjukkan aroma Kristus? Apa komitmen saya?
Embed this episode
Ready to play
Aroma Kristus - 15-9-2026 - Penuntun Saat Teduh Bahasa Indonesia
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.