EPISODE · Aug 1, 2026 · 12 MIN
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-18 tanggal 2 Agustus 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Kristina dan Agustinus dari Paroki Kristus Raja Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 55: 1-3; Mazmur tg 145: 8-9.15-16.17-18; Roma 8: 35.37-39; Matius 14: 13-21.TUGAS KITA IALAH BERBAGI Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-18 ini ialah: Tugas Kita IalahBerbagi. Ada seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diberikan sebuah apel yangdibawa orang tuanya dari luar negeri. Ibu meminta dia untuk memberikan sebagiankepada adiknya perempuan yang berusia 9 tahun. Sebelum melakukan itu, iabertanya dahulu kepada ibunya: "Ma, sebaiknya aku bagi sama adik, atauberikan adik apel ini?" Ibunya agakbingung dengan pertanyaan anaknya itu. Maka anak itu menjelaskan kepada ibunya, bahwa kalau ia membagi apel itumaka ia akan membagikannya menjadi dua bagian, bisa sama besar atau tidak samabesar bagian-bagiannya untuk dirinya dan untuk adiknya. Sedangkan kalau iamemberikan apel itu, berarti ada kemungkinan ia dapat memberikan semuanya, atautidak memberikan sama sekali. Ibu sangat bangga dengan kemampuan berpikiranaknya tersebut. Bersama ibu tersebut, kita semua dapat memberikan apresiasidan persetujuan kita kepada bocah laki-laki tersebut. Ada sebagian dari kita memiliki keyakinan sebagai dasar perbuatan kasihkepada orang lain, yaitu tanggung jawab atau tugas kita untuk berbagikarunia-karunia yang ada pada kita. Tuhan yang mempunyai kekuasaan dankemampuan untuk memberikan kita yang pantas dan tepat sesuai dengan keadaan danpanggilan kita masing-masing. Bagi kita, sesungguhnya kita tidak perlu merepotkan diri untuk memberi danberusaha sekuat tenaga untuk memberi, tetapi kita perlu cukup kebaikan dankemurahan hati untuk berbagi yang sudah kita miliki. Keyakinan seperti ini sangatlah penting karena hal ini sejalan denganperutusan kita sebagai para pengikut Kristus. Karunia dari Tuhan bagi kitaadalah cukup kepada setiap orang untuk dapat menjalani hidupnya di dalam duniaini. Santo Paulus berkata di dalam suratnya kepada jemaat di Roma, bahwakarunia itu berwujud dalam kasih Kristus kepada kita. Kitab nabi Yesaya dalambacaan pertama hari ini menegaskan hal yang sama, yaitu karunia perjanjianabadi antara Tuhan dengan kita berwujud dalam kasih setia yang teguh, yangtelah dijanjikan sejak dahulu seperti yang dilakukan-Nya kepada Daud. Dengan menyadari bahwa kita memiliki karunia-karunia tersebut, kitahendaknya percaya diri untuk dapat membagikannya. Meskipun yang ada pada kitahanya sedikit seperti lima roti dan dua ikan, yang dikisahkan di dalam Injilpada hari ini, kita tentu rela untuk membagikannya. Persoalan apakah mencukupikita sendiri dan orang lain jika yang sedikit itu dibagi-bagikan, hal ituadalah pekerjaan-Nya Tuhan yang memberikan. Tuhan berkuasa melakukannya. Tuhan berkenan melipatgandakan itu ketika kita memiliki semangat kasih,suka cita, dan rela untuk berbagi, sehingga tanpa kita duga, keajaiban ataumujizat terjadi. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Allah, kuatkanlah semangat kami untuk giat dan bersukacita berbagi karunia kepada sesama kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...
Embed this episode
Ready to play
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-18 tanggal 2 Agustus 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.