EPISODE · Jan 31, 2026 · 12 MIN
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-4, 1 Februari 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Suster Modesta MCFSM, Suster Rini MCFSM, Suster Franscesca MCFSM dan Suster Sisilia MCFSM dari Komunitas MCFSM Santo Fransikus Palangkaraya di Keuskupan Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Zefanya 2: 3; 3: 12-13; Mazmur tg 146: 1.7.8-9a.9b-10; 1 Korintus 1: 26-31; Matius 5: 1-12a.YANG LEMAH YANG BAHAGIA Tema renungan kita pada hari Minggu Biasa ke-4 iniialah: Yang Lemah Yang Bahagia. Di dalamdunia ini yang dikuasai oleh pasar, jabatan, uang dan pengaruh, seorang manusiaentah pria entah wanita yang lemah jasmani atau lemah rohani terhalang untukmenjadi bahagia. Hidup di dalam dunia ini sangat membutuhkan kepandaian,kekuatan, kekuasaan, kerja keras dan uang yang cukup untuk menciptakan suatuhidup bahagia. Orang yang tidak memiliki kualitas ini pasti hidupnya tidakbahagia. Pada umumnya pikiran, hati dan kehendak kita dibentukoleh standar-standar dunia ini. Orang-orang di dalam dunia ini bercita-citauntuk menjadi kaya materi, memiliki pengetahuan dan teknologi yang memadai,mengontrol atau menguasai orang lain, dan menjadi pemenang dalam aneka macamkompetisi. Hampir tidak ada orang yang ingin menjadi orang lemah, orang sakit,yang dilupakan, yang diperlakukan tidak adil, dan yang menjadi korbanpenghinaan atau kekerasan. Kalau misalnya pernah ada suatu orientasi kehidupanyang mengarahkan orang-orang dunia ini untuk memilih dan memeluk semua keadaanyang lemah atau tidak berdaya, hal itu hanya terdapat pada orang-orang yangberiman. Secara khusus, iman Kristen yang bersumber dan berpatokan pada YesusKristus sungguh membalikkan standar atau ukuran yang dipakai oleh dunia ini.Iman ini mencerahkan dan menguatkan orang-orang beriman supaya tidak lari darikelemahan, sakit, derita, penganiayaan dan kematian. Karena dengan cara ini,mereka sungguh bersama dengan Yesus Kristus sendiri yang pernah mengalamipenghinaan, sengsara, derita dan kematian. Iman ini semakin meyakinkan orang-orang beriman supayabertahan dalam keadaan yang lemah dan menderita ini. Mereka diyakinkan bahwakelemahan dan derita ini tempatnya di dunia. Selagi seorang manusia berada didalam dunia, ia tidak bisa luput dari keadaan dan pengalaman yang lemah, sakitdan derita. Hanya setelah meninggalkan dunia ini melalui kematian, ia berhakuntuk masuk dan ambil bagian dalam kebahagiaan kekal di dalam Allah TritunggalSuci. Semua bacaan pada hari Minggu ini ingin menguatkankeyakinan kita orang-orang beriman tentang bagaimana kita seharusnya tetapbertahan dan terus menikmati saja keadaan atau pengalaman kita yang lemah,sakit dan menderita. Ketika kita menikmati dan menjalani kehidupan dunia iniyang membawa sakit dan kekurangan, seharusnya kita bahagia. Kemampuan kitauntuk menerima semua itu dengan tenang, damai dan gembira merupakan tandapengalaman kebahagiaan itu. Berangkat dari kemampuan ini, kita diberi suatupenguatan iman bahwa harapan kita untuk mendapat kebahagiaan yang sempurnaadalah nyata dan tak terbantahkan. Tuhan Yesus sendiri dan orang-orang kudussudah menyiapkan itu untuk kita semua.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa … Ya Tuhan yangmahakuasa, berkatilah kami agar kami senantiasa kuat dalam iman danpengharapan, meskipun kami senantiasa juga mengalami aneka jenis penderitaan.Bapa kami yang ada di surga … Dalam nama Bapa …
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu Biasa ke-4, 1 Februari 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.