EPISODE · Jan 10, 2026 · 10 MIN
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu, Pesta Pembaptisan Tuhan, 11 Januari 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Katarina Siwi dan Agustinus dari paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Yesaya 42: 1-4.6-7; Mazmur tg 29: 1a.2.3ac-4.3b.9b-10; Kisah Para Rasul 10: 34-38; Matius 3: 13-17.NATAL BERLALU DAN MULAI HIDUP YANG DIBAHARUI Tema renungan kita hari Minggu pesta Pembaptisan Tuhanini ialah: Natal Berlalu dan Mulai Hidup yang Dibaharui. "SelamatNatal" sepantasnya kita ucapkan sekali lagi terhadap satu sama lain denganpenuh semangat. Kita ingin memberikan tanda yang spesial untuk hari terakhirmasa Natal ini. Tanda yang paling pertama kita temukan ialah Pesta PembaptisanTuhan yang kita peringati setiap tahun untuk menutup masa Natal yang penuhceria dan suka cita. Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis seperti yangdiwartakan oleh Injil Matius, menandakan sebuah tahap berikutnya dalam hidupYesus di dunia, yaitu memasuki kehidupan publik. Ia sendiri mengatakan kepadaYohanes bahwa diri-Nya harus dibaptis agar menggenapi apa yang dikehendaki olehAllah. Yesus Kristus segera meleburkan dan menyatukan diri-Nya dengan dunia dankehidupan semua orang, sehingga Ia menggarami dan menyelamatkan semua. Pembaptisan yang dialami oleh Yesus merupakan titikawal pembaptisan kita semua pengikut-Nya. Perbedaan mendasar antara pembaptisanYohanes Pembaptis atas orang-orang Yahudi dan atas Yesus Kristus sangat jelas.Orang-orang Yahudi, sebagai pendosa dan belum menerima Mesias, harus ditobatkanmelalui pembaptisan Yohanes, sehingga mereka dapat menerima Tuhan YesusKristus. Sedangkan pada Yesus Kristus adalah pembaptisan Roh Kudus. Pada saatpembaptisan tersebut, turunlah Roh Kudus kepada Yesus Kristus. Kita mengambil bagian dalam pembaptisan Yesus Kristus,yaitu pembaptisan Roh Kudus. Setiap pengikut Kristus menerima Roh Kudus yangmenguduskan dan memenuhi dirinya pada saat ia menerima pembaptisan. Dari saatpembaptisan itu ia memulai hidupnya yang baru. Ia terlahir kedua kalinya, yaitukelahiran dalam iman dan di dalam Roh Kudus. Sedangkan pembaptisan untukpertobatan oleh Yohanes Pembaptis tetap berlaku bagi kita, yaitu melaluipelayanan rekonsiliasi dan pertobatan di dalam Gereja yang rutin kita lakukan. Sama seperti setiap pembaptisan Kristen untuk menjadipengikut Kristus, kita yang mengakhiri masa Natal dan merayakan PembaptisanTuhan, akan memulai hidup kita yang sudah dibaharui di dalam masa biasa.Menurut nabi Yesaya di dalam bacaan pertama, di dalam masa biasa kita perlumenegaskan kembali komitmen kita sebagai tanda perjanjian Tuhan bagikeselamatan dunia. Kita harus menjadi saksi-saksi kebangkitan Kristus dankeselamatan bagi orang lain. Kita perlu lebih memantapkan diri kita sebagaisaksi-saksi Kristus dengan berkeliling sambil berbuat baik di mana pun dankapan pun kita berada. Ini adalah perbuatan Tuhan Yesus Kristus sendiri yangwajib kita lanjutkan. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan, semogadengan perayaan hari Pembaptisan-Mu ini kami dibaharui dalam jiwa dan raga kamiuntuk semakin meyerupai Engkau. Salam Maria... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan-bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Minggu, Pesta Pembaptisan Tuhan, 11 Januari 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.