EPISODE · Aug 6, 2026 · 7 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-18 masa biasa, 7 Agustus 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Lusia Uki Marina Lusi dan Yohanes Pryojatmiko dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Nahum 1: 15; 2: 2; 3: 1-3.6-7; Mazmur tg: Ul 32: 35cd-36ab.39abcd.41; Matius 16: 24-28.JIKA HIDUP INI BISA DITUKAR Renungan kita pada hari ini bertema: Jika Hidup Ini Bisa Ditukar.Pertukaran barang di zaman dahulu dengan sistem barter, terjadi misalnya pisangdibawa dari gunung ditukar dengan ikan dari pantai. Zaman telah berubah dansistem pertukaran ikut berubah, sehingga istilahnya bukan lagi tukar menukarbarang, tetapi membeli barang. Kita memakai uang untuk membeli barang yangdijual di pasar, toko dan pusat-pusat perbelanjaan. Apakah hidup seseorang bisa ditukar atau dibeli mengikuti cara seperti ini?Misalnya, seseorang pergi ke seorang pemegang uang, lalu ia diambil oleh orangkaya tersebut dan sejumlah uang berpindah tangan ke keluarga orang yang dibelitersebut. Mungkin bisa saja terjadi, namun kejadian itu dapat digolongkansebagai sesuatu tindakan tidak normal bahkan kriminalitas. Pertukaran jenis ini terjadi dalam konteks pasar dan perdagangan. TuhanYesus mengajarkan satu jenis pertukaran hidup, tetapi tidak sebagai sebuahperdagangan. Ia menghadirkan sebuah gaya hidup baru demi meraih keselamatanjiwa dan raga bagi umat manusia. Kepada mereka yang memilih untukmengikuti-Nya, syarat utamanya ialah melakukan sebuah pertukaran hidup, yaituperubahan pribadi dan semangat hidupnya. Gaya dan semangat duniawi yang membuat kita mementingkan diri kita saja danhidup serba gampang serta ingin selalu dilayani, ditukar dengan gaya hidup barudari Yesus ialah penyangkalan diri. Tanda utamanya ialah memanggul salib. Inimelengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan, yaitu membeli kita dari duniaini dengan harga yang mahal sekali. Kita dijadikan milik-Nya dengan ditandaipembaptisan dan kita menjadi bagian dalam Gereja. Jadi kita mengalami suatupertukaran hidup yang mencakup kepemilikan Tuhan atas diri kita dan gaya hidupdunia ini ditukar dengan gayanya Yesus Kristus yaitu penyangkalan diri. Ini bukan berarti dunia, budaya dan hidup sosial tidak lagi sebagai bagiandari hidup kita, atau sebaliknya kita sendiri kehilangan status di dunia ini.Kita sebenarnya masih mengalami dan memiliki semua, tetapi diri kita telahbertukar kualitasnya menjadi lebih tinggi, yaitu sebagai para pengikut Kristus.Martabat ini sudah kita miliki dan kita merasakan betapa berartinya kita.Buktinya kita berjanji untuk setia kepada Tuhan dalam kata dan perbuatan kita. Namun hal ini tidak membuat kita selaluluput dari godaan dan dosa. Justru tantangan besar bagi putra dan putri Allahialah mempertahankan martabatnya itu. Nabi Nahum dalam pewartaannya mengatakanbahwa, Tuhan selalu ingin memulihkan hidup manusia yang telah rusak karenadosa. Sebagai putra dan putri Allah, kita menjadi istimewa karena selaludipulihkan oleh Tuhan yang maha baik.Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... ya Bapa, kami ingin menguduskan diri kami melalui perkataandan perbuatan kami, dan semoga pada hari ini hidup kami berkenan kepada-Mu.Salam Maria... Dalam nama Bapa...
Embed this episode
Ready to play
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-18 masa biasa, 7 Agustus 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.