EPISODE · Aug 14, 2025 · 9 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-19 masa biasa, 15 Agustus 2025
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Eland Parera dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Yosua 24: 1-13; Mazmur tg 136: 1-3.16-18.21-22.24; Matius 19: 3-12.KETEGARAN HATI Tema renungan kita pada hari ini ialah: Ketegaran Hati. Perselingkuhandipandang sebagai musuh paling menakutkan bagi suami dan istri. Pemuda danpemudi yang sedang berpacaran juga memandang perselingkuhan sebagai hantu yangmenakutkan. Mereka memiliki sebuah hasrat yang ideal, bahwa sedikit pun tandadan perbuatan nyata perselingkuhan, jelas tidak boleh ada. Mereka anti sekaliketika salah satu atau masing-masingnya punya simpanan lain. Secara luas, perselingkuhan dapat dilihat sebagai pergantian pilihan secaratidak legal atau tidak menghormati prosedur dan tata krama yang ada. Seorangimam atau biarawan dianggap selingkuh karena ia hidup dengan gaya yang bukanimam dan biarawan. Seorang pebisnis diam-diam melakukan negosiasi denganinvestor tertentu tanpa berdiskusi dahulu dengar partner bisnisnya, dia tentudianggap berselingkuh. Di dalam pertemanan, tindakan berpindah-pindah kelompoksesuka hati dengan tanpa berpamitan atau menyapa dengan baik, dipandang jugasebagai suatu perselingkuhan. Nabi Musa mengatakan di dalam kitab suci bahwa penyebab utama terjadiperselingkuhan ialah ketegaran hati manusia. Ketegaran hati adalah sama dengantidak patuh, tidak setia, keras kepala, menuruti kemauan sendiri, sombong, dansangat duniawi. Hal ini menjadi bagian dari nasihat Yosua saat ia akanmeninggal dunia, bahwa kepatuhan dan kesetiaan kepada Tuhan sangat mutlak,supaya orang menjadi selamat dan berjaya bersama Tuhan. Sebaliknya jika yangada hanya ketegaran hati, malapetaka menjadi jawabannya. Ketegaran hati manusia dapat kita lawan dan atasi dengan beberapa cara,seperti yang diwartakan di dalam bacaan-bacaan hari ini. Kitab Yosua berbicaratentang semangat untuk menghidupkan kenangan-kenanangan yang baik dan luhur.Kita mempunyai memoria akan sejarahkehidupan yang meliputi orang-orang yang menjadi contoh dan yang telahberkorban bagi kita. Ada pengalaman-pengalaman masa lalu yang sangat mendidikdan menolong kita untuk maju dan berkembang. Hal itu harus dihidupkan selalusupaya dapat mencegah kita untuk cenderung bertegar hati dan menjatuhkan kitake dalam perselingkuhan. Kita juga diminta untuk berpegang teguh pada orisinalitas atau keasliankita yang merupakan ciptaan Tuhan dengan sebuah karunia paling hakiki ialahmenentukan pilihan kita secara bebas. Dengan adanya kebebasan ini, seseorangharus dihargai atas pilihan pasangan hidupnya, demikian juga jika ia tidakmemilih pasangan hidup berdasarkan suatu alasan yang kuat dan dapat diterima.Kebebasan membuat pilihan ini dibatasi oleh tuntutan kepatuhan dan kesetiaandari orang yang punya pilihan. Hal ini sangat penting untuk diwujudkan supayaperselingkuhan itu dapat dicegah dan dihilangkan. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan Yesus, kuatkanlah pilihan hati kamikepada setiap pengajaran-Mu tetang kesetiaan dan ketaatan. Salam Maria penuhrahmat ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-19 masa biasa, 15 Agustus 2025
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.