EPISODE · Apr 16, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-2 Paskah, 17 April 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Charlene Mahadi dari Paroki Bunda Maria Kusumah Karmel di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 5: 34-42; Mazmur tg 27: 1.4.13-14; Yohanes 6: 1-15.MENJADI ALATNYATUHAN Renungan kita pada hari ini bertema: Menjadi AlatnyaTuhan. Pengalaman dan hidup beriman dalam semangat Paskah, tidak hanya dalammasa Paskah ini tetapi selama hidup kita di dunia ini. Kebangkitan YesusKristus menjiwai seluruh hidup kita. Dalam periode ini Yesus tidak hadir secarafisik di tengah-tengah kita, tidak seperti pernah dahulu Ia bersama denganorang-orang sezaman-Nya. Ia sudah berada di sisi kanan Bapa di surga, dan untukmenyertai kita setiap saat, Roh-Nya yang hidup bersama kita di dalam Gereja danmasyarakat. Apakah yang mesti kita perbuat untuk membuat iman kitamenjadi mantap dan bertahan dalam semangat Paskah ini? Inspirasi bacaan-bacaanpada hari ini memberikan jawabannya, yaitu supaya kita menjadi alat-alat-nyaTuhan. Pelayanan Yesus Kristus melalui Gereja sebagai institusi tetapberlangsung hingga saat ini, yang sasaran utamanya ialah kawanan umat manusiayang ada di sekeliling kita. Boleh jadi mereka itu adalah saudara dan temansendiri. Boleh jadi mereka adalah banyak orang yang kurang kita kenal. Boleh jadimereka ialah orang-orang yang dipercayakan Tuhan kepada kita untuk dididik dandibina. Menjadi alat-Nya Tuhan merupakan suatu panggilan Kristianiyang mendasar, seperti kata Pemazmur: Inilah aku Tuhan, untuk melakukankehendak-Mu (Mz. 40). Hidup dengan menghayati panggilan untuk menjadi alatTuhan, ialah membuat Tuhan sungguh hadir secara nyata dan pribadi dengantugas-tugas pelayanan Yesus Kristus yang adalah penyelamat, penyembuh,pengajar, pembawa kebenaran, penghibur, dan pengampun. Panggilan ini tertujukepada setiap dari kita sebagai imam, biarawan, dan awam. Menjalankan panggilanini berarti kita berbuat atas nama Tuhan Yesus Kristus dan membuat Dia bekerjasecara nyata. Contoh nyatanya ialah seperti para rasul yang bertahandalam kebenaran Injil yang diwartakannya, meski mereka dipenjara dan diadiliMahkamah Agama Yahudi. Seorang imam Yahudi terkenal, Gamaliel, juga berbicaraatas nama kebenaran dan sekaligus membela perbuatan-perbuatan para rasul.Mereka adalah instrumen-instrumen ajaran dan pengetahuan iman yang benar.Kemudian pada suatu kesempatan yang lain, para rasul yang menjadi jembatan bagipemberian makanan kepada ribuan orang yang kelaparan setelah lelah mendengarkanpengajaran Yesus Kristus. Seorang anak yang menyediakan seporsi kecil roti danikan juga tampil sebagai alat-Nya Tuhan bagi terciptanya mujizat perbanyakanroti dan ikan. Mereka adalah instrumen-instrumen kemurahan Tuhan bagi kebutuhanragawi manusia. Kita dapat menjadi alat-alat Tuhan dalam kondisi dankemampuan setiap pribadi atau kelompok masing-masing. Semua itu bergantung padakesediaan kita. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha murah, perkuatkan kami supayakami dapat menjadi alat-alat-Mu yang benar dan berguna, terutama bagi sesamakami yang membutuhkan. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-2 Paskah, 17 April 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.