EPISODE · Mar 12, 2026 · 7 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 13 Maret 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Ludgardis Nona Lembata dan Daniel Nama dari Paroki Santo Bernardus Abbas Tokojaeng di Keuskupan Larantuka, NTT, Indonesia. Hosea 14: 2-10; Mazmur tg 81: 6c-8a.8bc-9.10-11ab.14.17; Markus 12: 28b-34.MENGASIHI DENGANSEGENAP HATI Renungan kita pada hari ini bertema: Mengasihi DenganSegenap Hati. Tuhan sebagai maha kuasa dan maha tinggi tidak bisa digambarkandalam perkataan dan tindakan-Nya hanya sebagian, setengah, atau beberapa saja.Itu sama saja dengan menganggap Dia tidak mampu atau menurunkan kekuatan-Nya.Ia selalu dan tetap dipandang berkata dalam kepenuhan dan berbuat dalamkeseluruhan. Tuhan mencintai seorang bayi dengan cinta-Nya penuh, demikian jugakepada seorang kakek berusia 90 tahun. Itu berarti di dalam Tuhan tidak adayang namanya mengasihi sedikit, sebagian atau setengah saja. Sebaliknya Iamengasihi dengan segenap hati. Ia mengasihi dengan penuh dan total. Tuhan adalah pemilik cinta kasih dengan segenap hati. Didalam kepenuhan ini terdapat kuasa-Nya untuk mengampuni bukan dengan cicilantiap minggu atau tiap bulan atas dosa-dosa manusia. Ia mengampuni satu kalisecara penuh. Jika manusia kembali berbuat dosa, Ia juga mengampuni satu kalilagi secara penuh. Nubuat nabi Hosea dalam bacaan pertama menggambarkan TuhanAllah dalam kuasa-Nya untuk mengampuni, kemudian memulihkan umat-Nya secaratotal. Sebagai pemilik belas kasih dan kerahiman, Ia mencurahkan kita rahmatsupaya kita ikut mengampuni seperti Dia. Jika kita kekurangan semangat untukmengasihi dengan segenap hati, kita temukan jalan untuk datang kepada-Nyasupaya diperkuat lagi dengan kemampuan mencintai sepenuhnya. Tuhan yang pertama mengasihi kita dengan segenap hati.Melalui berbagai pengalaman dikasihi itu, kita belajar untuk mengasihi sepertidiri-Nya. Yesus melakukan pelayanan publik di sekitar Galilea dan banyak daerahdi sekitarnya dengan pusat ajaran-Nya ialah cinta kasih. Di mana-mana terdapatorang kagum dan menjadi tertarik dengan-Nya. Seorang ahli Taurat pun merasakanada panggilan untuk mencari Yesus agar mendapatkan pencerahan tentang kebenaranbelas kasih Allah. Ia ternyata dapat menemukan orang yang benar dan tepat,yaitu Yesus Kristus. Dari Yesus kita peroleh hukum cinta kasih yang utuh. Kitamengasihi Bapa dalam dan melalui Dia. Kalau orang mengenal, mengerti, danmengasihi Allah di surga tanpa melalui Yesus Kristus, berarti pembenaranKristiani dalam diri mereka pantas dipertanyakan. Kita juga mengasihi sesamasebagai penghayatan ajaran dan teladan-Nya yang berkorban demi kebaikan dankeselamatan umat manusia. Ajaran-Nya di dalam kitab suci yang terkenal dengan“Kotbah di Bukit” dan “Sabda Bahagia” menunjukkan betapa Yesus sudah mempersiapkansecara penuh perincian tindakan kita dalam mengasihi sesama. Hukum mengasihi dengan segenap hati bukan sekedardikaruniai atau ditaruh di dalam diri setiap manusia, tetapi terlebih-lebihdipelajari, dilatih, dan dimatangkan dari waktu-waktu supaya dapat menyerupaiKristus sendiri. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Allah maha kuasa, buatlah diri kamimengasihi Dikau dan sesama kami dengan segenap hati. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 13 Maret 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.