EPISODE · Apr 30, 2026 · 10 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-4 Paskah, 1 Mei 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Diana Fargo dari Paroki Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus di Keuskupan Agung Makassar, Indonesia. Kisah Para Rasul 13: 26-33; Mazmur tg 2: 6-7.8-9.10-11; Yohanes 14: 1-6.GEMBALA MEMBUATKITA NYAMAN DAN BETAH Renungan kita pada hari ini bertema: Gembala Membuat Kita Nyaman dan Betah.Rasa nyaman kita sebagai manusia selalu terkait dengan hubungan antar pribadisatu dengan yang lain. Sedangkan rasa betah kita lebih terkait dengan suasanadi sekeliling dan hal atau barang yang kita pakai. Misalnya Anda merasa nyamandengan teman-teman di dekatmu, dan pada saat yang sama Anda juga betah dengan suasanakerja sama dan lingkungannya yang tenang. Tuhan Yesus sebagai gembala yang baik memberikan kita rasa nyaman dan betahdalam pengertian seperti itu. Yesus membuat kita nyaman bersama Dia dan sesamaorang beriman. Yesus membuat kita betah berada di dalam rumah-Nya, yaituGereja, juga dengan semua pengajaran dan perintah-Nya. Ungkapan yang sangat pasuntuk ini ialah yang dikatakan Yesus pada hari ini: jangan gelisah hatimu,percayalah kepada Allah, percayalah kepada-Ku. Bersama Bapa-Ku dan Aku, semuapasti menjadi betah dan nyaman. Tetapi tidak semua orang sepikiran tentang menjadi nyaman dan betah di dalamKristus. Ada orang yang tidak langsung paham. Selalu ada interpretasi yangberbeda. Misalnya rasul Thomas bertanya, tunjukkan dong seperti apa? Lalu Yesus berkata: Aku adalah jalan, kebenarandan kehidupan. Penegasan ini sudah cukup untuk memperkuat rasa nyaman dan betahkita bersama dengan Dia. Yesus memberikan kuasa kepada para pelayan Gereja untuk memberikan rasanyaman dan betah ini bagi setiap Umat Allah. Seperti Petrus, Santo Paulus jugaberdiri pada level otoritas pengajaran yang sama, berkotbah tentang semuakebenaran dalam Yesus Kristus. Ini sungguh memberikan rasa nyaman dan betahbagi semua pendengarnya, terutama kaum non-Yahudi yang belum percaya yangsangat kritis dan skeptis. Mereka bisa menerima pengajaran Paulus dan akhirnyamemilih untuk menjadi pengikut Kristus. Lalu pertanyaannya ialah, siapakah yang paling bertanggung jawab denganrasa nyaman dan betah ini? Yang jelas bukan Tuhan dan para pemimpin Gereja yangbertanggung jawab. Mereka memberikan perhatian dan kasih sayang atas nama cinta.Menjadi nyaman dan betah bukan pertama-tama urusan mereka. Jadi rasa nyaman danbetah itu harus pertama-tama diciptakan oleh kita masing-masing. Hal ini sama dengan kenyataan bahwa bukan urusan kita untuk menolak ataumenerima bapa dan ibu kita. Mereka adalah karunia Tuhan bagi kitamasing-masing. Tapi hal tentang rasa nyaman dengan bapa dan ibu sendiri, ituadalah tanggung jawab kita sendiri. Anda dan saya harus menciptakannya. Rasabetah dan nyaman dengan Tuhan dan Gereja merupakan tanggung jawab kita sendiri. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Ya Tuhan maha kuasa, kami memuji-Mu selalu karena kemuliaandan kebesaran-Mu menaungi seluruh hidup kami. Perkuatkan rasa nyaman dan betahkami sehingga kami dapat mempersembahkan diri kami dengan lebih tulus kepada-Mudan kepada sesama kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-4 Paskah, 1 Mei 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.