EPISODE · May 7, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-5 Paskah, 8 Mei 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Christine dari Paroki Santo Gabriel di Keuskupan Bandung, Indonesia. Kisah Para Rasul 15: 22-31; Mazmur tg 57: 8-9.10-11; Yohanes 15: 12-17.DALAM CINTA DANUNTUK CINTA Renungan kita pada hari ini bertema: Dalam Cinta dan Untuk Cinta. Maksudtersirat dalam kalimat ini ialah kita diciptakan oleh Tuhan Allah, melaluiperkawinan orang tua kemudian dilahirkan ibu kita masing-masing, adalah suatukejadian dalam cinta dan untuk mencintai. Kehidupan itu ada ialah karena cinta. Sumber atau pokok yang membuahkan kita adalah cinta itu sendiri, sepertiyang dikatakan dalam Surat Pertama rasul Yohanes 4, 8 bahwa Allah itu adalahkasih, Deus caritas est. Dan buah-buahdari hidup iman kita adalah cinta itu sendiri. Ini dapat terjadi karena kita selaluterhubung dengan Tuhan kita Yesus Kristus sebagai pokok anggur, dan kita semuaadalah ranting-rantingnya. Hubungan cinta ini ditandai oleh perbuatan cinta terbesar Yesus Kristus,yaitu mengorbankan diri-Nya, atau mati dengan sangat keji, demi kebaikan dankeselamatan kita semua. Cinta terbesar inilah yang diwariskan kepada kita,supaya kita juga dengan cara kita masing-masing dapat berkorban diri demikebaikan dan keselamatan sesama yang membutuhkan tindakan cinta kasih. Jadi kita hidup "dalam cinta dan untuk cinta" bersumberkan padapersatuan dengan Yesus Kristus sebagai pokok kehidupan. Paling kurang ada empat poin untuk menjelaskankebenaran ini. Pertama, Tuhan telah menyirami cinta-Nya ke dalam hati kita. Initerjadi pertama kali saat pembaptisan, dan selanjutnya melalui siramanfirman-Nya, sentuhan berkat-Nya, pelukan kasih-Nya yang kita terima setiap hari.Gereja Perdana di Antiokhia sungguh dipenuhi oleh cinta kasih Tuhan melaluifirman dan ajaran untuk diikuti oleh seluruh Gereja. Kedua, Yesus sendiri perlakukan kita sebagai sahabat, dan bukan sebagaihamba. Karena itu dalam hubungan sebagai sahabat ini, Ia akan selalumengajarkan dan memberikan kita contoh bagaimana mengasihi sedemikian totalseperti yang telah dilakukan-Nya. Ketiga, komitmen cinta ialah sampai mati.Sekecil atau sesederhana apa pun cinta itu, isinya ialah berkorban dan kalauberkorban berarti orang harus mengalami kematian dari dirinya baik sebagianmaupun seluruh dirinya. Kalau kita mantap untuk mati dalam perbuatan-perbuatan cinta yangsederhana, kita akan sangat siap untuk mati dalam cinta yang lebih besar.Keempat, cinta itu dalam perwujudannya, menghasilkan buah. Misalnya sayagembira menyambut dengan senyum dan menyalami tamu yang datang, buahnya ialah,tamu itu akan menjadi betah dan menjadi sahabatku. Karena cinta yang tidakmenghasilkan buah yang baik, ia adalah kebohongan, kepalsuan dan pengkhianatan. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa ... Tuhan Yesus Kristus, sebagaimana Engkau telah mengajarkandan memberikan kami contoh untuk mencintai dengan benar, kuatkanlah kami selaluuntuk tetap berada di dalam cinta-Mu itu dan semoga kami selalu mencintaisesama kami tanpa bosan dan lelah. Salam Maria, penuh rahmat ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Jumat dalam pekan ke-5 Paskah, 8 Mei 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.