EPISODE · Jul 2, 2025 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-13 masa biasa, 3 Juli 2025, Pesta Santo Thomas, Rasul
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Suster Germana OSF dan Suster Paskalin OSF dari Komunitas Yuniorat OSF di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Efesus 2: 19-22; Mazmur tg 117: 1.2; Yohanes 20: 24-29.KECEWA Tema renungan kita pada hari iniialah: Kecewa. Tidak berlebihan kalau kita merenungakan tentang rasul Thomasdengan tema kekecewaan. Ia adalah salah satu dari ke-12 rasul yang punyakeunikan, selain namannya yang juga disebut Didimus, ia sangat dikenal sebagaiorang yang kurang percaya. Ia bersama para rasul lain danbanyak orang di zamannya punya persepsi tentang Yesus Mesias yang akan menjadiraja seperti Daud sebagai pembebas bangsa Israel. Tapi persepsi ini salahtotal. Yesus ternyata dihukum mati secara sangat memalukan. Ini jelas sangatmengecewakan banyak orang yang sudah terlanjur percaya pada kekuatan seorangMesias. Yang kecewa berlebihan di antarabanyak orang ini salah satunya ialah Thomas. Akibatnya ia memilih menjauh,menyendiri dan mungkin juga menangisi keterlanjuran telah mengikuti Yesusselama itu. Pokoknya ia sangat kecewa. Kesaksian para wanita yang menemui Yesusyang bangkit, berikut kisah rekan-rekan rasul lainnya yang melihat langsungYesus yang bangkit, tidak dipercayai Thomas. Ia sangat kecewa, maka ia perlubukti lain yang lebih kuat dan bukan sekedar cerita-cerita. Kecewa berat harus diatasi dengansemangat baru yang jauh lebih super. Semangat ini tak cukup diberikan olehmanusia, tapi harus diberikan dari atas yaitu campur tangan Tuhan. Maka Yesussendiri yang datang untuk memberikan bukti dari diri-Nya sendiri yang bangkit.Dengan campur tangan yang super ini, rasul Thomas dapat berubah secara radikalmelalui pengakuan imannya yang amat kuat, “Tuhanku dan Allahku”. Setiap dari kita pernah mengalamikecewa, putus asa dan sakit hati. Kondisinya bervariasi dari yang ringan sampaiyang berat. Apa pun kondisinya, penderitaan seperti ini memerlukan pemulihan.Bagi mereka yang mengalami kecewa, putus asa atau sakit hati yang berat, tentusangat memerlukan pengobatan rohani. Sehingga hidup baru diperolehkembali, semangat untuk bertumbuh datanglagi, dan pengakuan iman kepada Tuhan diperkuatkan. Maka nasihat yang bijak ialah,bila Anda mengalami penderitaan seperti kecewa berat, putus asa berat atausakit hati berat, andalkan kekuatan dan campur tangan Tuhan. Hindari sikapmenutup diri, menangisi diri bahkan yang paling jelek ialah Tuhan dipersalahkan.Setiap kecewa, putus asa atau sakit hati ada waktunya untuk berlalu pergi. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Di dalampenyelenggaraan dan kuasa-Mu, ya Bapa, kuatkanlah kami untuk selalu berada didalam kasih-Mu terutama pada saat kecewa, putus asa dan sakit hati menimpa dirikami. Semoga Bunda Maria, para malaikat pelindung dan para kudus selalumenemani kami di dalam saat-saat sulit itu. Salam Maria penuh Rahmat ... Dalamnama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-13 masa biasa, 3 Juli 2025, Pesta Santo Thomas, Rasul
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.