EPISODE · Mar 11, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 12 Maret 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Yohanes Keluli Witak dari Stasi Santa Maria Perantara Rahmat Atawatung, Paroki Santo Bernardus Abbas Tokojaeng di Keuskupan Larantuka, NTT, Indonesia. Yeremia 7: 23-28; Mazmur tg 95: 1-2.6-7.8-9; Lukas 11: 14-23.TUHAN MENETAPKAN BATAS Renungan kita pada hari inibertema: Tuhan Menetapkan Batas. “Apakah Tuhan Allah memiliki batas?” tanyaseorang remaja kepada Pastor Parokinya. Jawab sang Pastor, “Ya, Tuhanmenetapkan batas-batas tertentu, ketika sejak manusia pertama, syaratsyaratditetapkan supaya manusia yang memiliki kebebasan itu harus bertanggung jawabatas kepercayaan yang Tuhan berikan. “Terus kenapa Tuhan dikatakan jugaselama-lamanya”? sangga remaja itu. Pastor lebih mendekatinya dan menjelaskan. “Jadi bagi Tuhan sendiri, Iatidak terbatas dalam kehendak, kemurahan, dan keberadaannya. Ia kekal dan tidakterikat oleh tempat dan waktu. Tetapi dalam memberikan ajaran dan perintahkepada manusia, Tuhan menetapkan batas-batas. Maka kita memiliki sejumlah batasberupa perintah-perintah-Nya seperti: jangan berbohong, jangan mencuri, janganberbuat cabul, jangan malas, dan seterusnya.” Setelah ia pahami penjelasanPastor dan kembali ke rumahnya, ia mulai menulis sejumlah perintah Tuhan yangharus diikutinya dalam bertingkah laku. Karena ia sering lupa akan tugas-tugasutamanya, ia menetapkan batas-batas keinginannya, yaitu bermain hp satu jam disore hari dan satu jam lagi di malam hari. Waktu yang lain ia pakai untukkerjakan apa yang diminta orang tuanya dan belajar mengulangi pelajaran sertamengerjakan tugas-tugas dari sekolah. Di dalam masa Pra Paskah ini,remaja tadi memiliki beberapa daftar berupa batas-batas yang mengontrolnya didalam bertingkah laku. Ia benar-benar mengikuti arahan dan nasihat dari PastorParoki dan orang tuanya. Secara umum kita sebagai pengikut Kristus dan anggotaGereja, Tuhan Allah menetapkan batas-batas umum untuk kita ikuti dan patuhi.Batas-batas umum tersebut berlaku bagi semua orang, setiap tempat dan segalazaman. Pada hari ini, melalui inspirasibacaan-bacaan liturgis, kita diingatkan tentang diri kita pribadi dan sebagaikomunitas umat yang beriman kepada Kristus, yang membentuk Gereja yang satu dankudus, sebagai orang-orang-Nya Yesus Kristus. Kita adalah bagian dari Yesus danbukan Setan. Identitas kita sebagai orang Kristen, yaitu orang-orang-NyaKristus merupakan batas umum yang kita jaga, banggakan dan pelihara. Dua seruan yang penting bagikita untuk hari ini ialah: kita menjaga batas ini dengan menjadi bangsa ataukomunitas orang-orang yang selalu mendengarkan Tuhan. Keras kepala, keras hati,dan memilih jalan sendiri, sangat bertentangan dengan identitas itu.Berikutnya, identitas ini kita pelihara dengan tetap selamanya bersama YesusKritstus, sebab Ia sendiri menegaskan bahwa tidak bersama Dia berarti menjadimusuh-nya Dia.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus, terimakasih atas rahmat persekutuan yang menyatukan kami. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-3 masa Prapaskah, 12 Maret 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.