EPISODE · Apr 22, 2026 · 7 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-3 Paskah, 23 April 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Reni Anastasia dari Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Katedral Ijen di Keuskupan Malang, Indonesia. Kisah Para Rasul 8: 26-40; Mazmur tg 66:8-9.16-17.20; Yohanes 6: 44-51.ROTI HIDUP ROTIYANG MANIS Tema renungan kita hari ini ialah: Roti Hidup Roti Yang Manis. Di dalamsebuah kolam, ada dua ikan Mas kecil sedang berbicara. Biasanya merekaberbicara lebih lama setelah makan pagi. Sarapan mereka ialah roti-roti sisa daripabrik roti yang dibeli keluarga pemilik kolam. Ikan yang lebih kecil berkatakepada temannya yang lebih besar: "Saya selalu diberi roti dari ikan yangpaling besar, tetapi rasanya pahit, meskipun yang diberikan porsinya besar.Tapi kalau roti itu dari kamu, meskipun kecil tapi rasanya manis." Temannya itu menimpali: "Kenapa bisa begitu? Padahal semua rotirasanya manis?" Ikan kecil itu menjawab, "Karena ikan besarmemberikan roti tetapi dengan ancaman, bahwa kalau tidak mendukungnya, sayaakan dijadikan roti dan santapan lezat baginya. Lebih baik roti yang engkauberikan, karena bagaimana pun kita tetap berteman dan saling mengasihi. Jadiroti yang kita makan bersama memang sungguh-sungguh manis." Di dalam “roti hidup” Yesus Kristus, kemanisannya amat luar biasa. Roti yangdimakan ikan-ikan itu akan hilang dan habis suatu ketika karena sebagai bendadi bumi ini. Tetapi roti hidup dari Yesus Kristus tak akan habis dankemanisannya merupakan semua rahmat kekuatannya yang memberikan kehidupan bagisetiap manusia baik saat ini maupun yang akan datang. Filipus, seorang murid Yesus dan diakon yang tulen telah makan langsungRoti Hidup Yesus Kristus, yang pada Injil hari ini berkata: Aku adalah rotihidup yang telah turun dari surga; barang siapa makan roti ini akan hidupselama-lamanya.” Ia hidup dengan roti itu, sampai ketika ia berjumpa dengansida-sida dari Ethiopia, menjelaskan isi kitab suci kepadanya dan membaptisnya. Filipus bergerak dari Yesus Kristus menuju jalan-jalan, pinggiran, dan pelosokkehidupan dengan membawa rahmat roti hidup Yesus Kristus. Ia bersama denganpara rasul, murid-murid, pengikut Kristus lainnya, dan termasuk Anda dan saya.Sida-sida Ethiopia itu bergerak dari pinggiran atau pelosok untuk mendapatkanroti hidup, yaitu Yesus Kristus sendiri. Banyak orang lain, mungkin di sekitar Anda sedang bergerak juga menuju kepusat, yaitu Yesus Kristus. Sangatlah indah jika ketika sedang menuju kepadaYesus, mereka menjumpai Yesus Kristus dalam diri Anda dan saya. Mereka takperlu lagi mencari bentuk dan macam roti yang lain, selain Roti Hidup YesusKristus sendiri. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Tuhan Yesus Kristus, kami sangat bersyukur karena roti hidupdari-Mu memelihara dan menguatkan kami sampai saat ini. Bantulah kami supayahidup dan perkerjaan kami senantiasa bersumber dari roti ini yang memberikankelangsungan hidup kami di dunia ini dan pengharapan hidup setelah di duniaini. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-3 Paskah, 23 April 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.