EPISODE · May 21, 2025 · 6 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-5 Paskah, 22 Mei 2025
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Fanny Hartono dari Paroki Gembala Yang Baik di Keuskupan Surabaya, Indonesia. Kisah Para Rasul 15: 7-21; Mazmur tg 96: 1-2a.2b-3.10; Yohanes 15: 9-11.TINGGALAH SELALUDI DALAM KASIH-KU Renungan kita pada hari ini bertema: Tinggalah Selalu di Dalam Kasih-Ku.Ini merupakan kalimat yang datang dari Yesus sendiri ketika menyatakan diri-Nyasungguh sebagai pokok anggur bagi kita. Jaminan tinggal bersama Dia ialahkehidupan yang dapat menghasilkan buah berlimpah sehingga menghadirkan sukacita, kebahagiaan dan keselamatan. Mungkin di sini bukan soal motivasi apa Yesus mengundang dan memberikankita jaminan. Mungkin juga bukan soal meragukan apakah undangan dan jaminan itupada kenyataan benar atau keliru. Tak relevan misalnya dipertanyakan apakahTuhan akan menyelamatkan kita. Mungkin bukan pada tempatnya untuk memutuskantidak memenuhi undangan, karena kita sudah dibaptis dan telah berjanji untukmengikuti Dia seumur hidup kita. Daripada semua pertimbangan yang “bukan” tadi, lebih tepatnya kitamenyikapi undangan dan jaminan itu dalam suatu sikap iman yang kuat bahwa kitasiap, kita mau dan kita rindukan selalu manakala jalan hidup kita sepertinyatersesat di tengah hiruk-pikuk dunia ini. Bagi sebagian orang yang hidup denganpenghayatan kasih Tuhan sesungguhnya, undangan itu bonus yang istimewa. Misalnya satu keluarga yang selalu damai, harmonis, dan penuh cinta,mendapat sekali lagi undangan dan jaminan itu, tentu hal itu menandakanpertumbuhan imannya. Sebaliknya keluarga atau pribadi yang hidupnya masih agaksusah mengalami kasih, atau mungkin ketiadaan kasih sama sekali, undangan danjaminan ini sebagai tanda inisiatif Tuhan untuk membawa mereka kembali kepadakasih itu. Mereka tak usah malu, takut atau kurang percaya karena yang mengundang danmemberikan jaminan adalah Tuhan sendiri. Mereka perlu yakin bahwa cinta kasihjauh lebih kuat dan pasti mengalahkan rasa malu, takut dan kurang percaya.Cinta kasih itu terbukti mengatasi prasangka, curigah dan meremehkan hanyakarena setiap orang atau kelompok berbeda-beda. Atas dasar cinta kasih itu dan terutama dalam nama Tuhan Yesus Kristus,misalnya para rasul membuat konsili di Yerusalem untuk memperkuat satuvisi-misi dan arah yang bersumber dan bertujuan pada Yesus Kristus saja. Merekaberdiskusi, berdebat dan berselisih atas perbedaan-perbedaan yang ditemukan.Karena alasan cinta kasih, mereka membuat disermen dalam terang Roh Kudus, lalusampailah mereka pada keputusan yang membawa keuntungan bagi Gereja. Undangan Yesus perlu diulangi lagi: Tinggallah di dalam kasih-Ku, Anda dansaya tidak boleh menolaknya! Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan yang maha baik, semoga cinta kasihdari-Mu menguasai hidup kami, dan kami dengan gembira menyambut undangan YesusPutera-Mu untuk selalu tinggal di dalam kasih-Nya. Kemuliaan kepada Bapa danPutra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Kamis dalam pekan ke-5 Paskah, 22 Mei 2025
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.