EPISODE · Apr 7, 2026 · 9 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam Oktaf Paskah, 8 April 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Sherly dari Paroki Maria Kusumah Karmel di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Kisah Para Rasul 3: 1-10; Mazmur tg 105: 1-2.3-4.6-7.8-9; Lukas 24: 13-35.HADIAH PASKAH DARI YESUS Renungan kita pada hari ini bertema: Hadiah PaskahDari Yesus. Hadiah utama dan teristimewa bagi kita pada hari Minggu Paskahialah kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Peristiwa itu benar-benarmenjadi karunia terbesar sehingga cukup dengan percaya akan kebenarannya, kitasudah menaruh iman kita pada sumber dan dasar yang sebenarnya. Hadiah terbesarini melahirkan banyak hadiah lain yang dapat kita sebut sebagai hadiah-hadiahPaskah. Yang dimaksudkan dengan hadiah-hadiah ini ialah sejumlah penampakan Yesusyang bangkit. Di setiap peristiwa penampakan, Yesus memberikan makna padamisteri kebangkitan-Nya. Pada hari ini, hadiahnya ialah kedatangan-Nya kepadadua orang murid dalam perjalanan mereka ke Emaus. Penampakan itu menggambarkanYesus bagai seorang asing yang menegur kita dengan berkata: Betapa kecilpemahaman kalian! Betapa lamban kemampuan kalian untuk percaya! Karenaketerbatasan kita untuk mengenali dan mengakui-Nya, Yesus yang bangkit akanmembuka indra, pikiran, dan hati kita supaya dapat menyambut Dia dengansikap-sikap sebagai orang-orang yang percaya. Untuk keterbatasan seperti ini,Ia memberikan jalan bagi kita untuk dapat mengenal Dia melalui dua instrumenutama, yaitu penafsiran kitab suci dan pemecahan roti Ekaristi (Lukas 24, 35). Hadiah Paskah terbaik Yesus bagi kita ialah firman-Nyayang dijelaskan dengan tepat dan benar, dan Ekaristi yang merupakan kenangan peristiwa Paskahpertama yang Ia sendiri lakukan. Penampakan fisik yang dialami murid-muridEmaus, demikian juga serangkaian penampakan fisik lainnya, memiliki makna yangsama dengan aneka pengalaman akan penampakan Yesus kepada kita masing-masingsecara rohani. Kristus yang bangkit meminta perhatian dan ketaatan kita yangmengalami Dia. Jika momen kehadiran Dia yang bangkit tidak kita ikuti, kitabakal kehilangan cahaya kebenaran yang hendak Ia sampaikan kepada kita. Perhatian dan ketaatan kita tertuju kepada Dia, yaitudi tempat dan saat kita berjumpa dengan-Nya. Pada waktu dan saat firman-Nyadiwartakan, sikap kita yang sangat diperlukan ialah membuka diri, mendengar,dan memahami. Biasanya kalau sikap-sikap ini tidak diberi fokus dengan baik danbenar, kehadiran Tuhan akan kurang disadari bahkan luput dari perhatian kita,dan makna perkataan-Nya akan menghilang saja seperti angin lalu. Demikian jugapada waktu Ekaristi dirayakan dan disambut, sikap kita yang layak ialah membukadiri, suasana batin yang bersih, dan menjadikan pribadi kita rumah yang nyamansupaya Tuhan berkenan menetap dan menyertai kita setiap saat. Biasanya kalausikap-sikap ini tidak dibiasakan, Ekaristi hanya akan menjadi kegiatan yangtidak punya pengaruh dalam hidup seseorang. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, mampukan kami untukmengenali-Mu dalam setiap saat hidup kami. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra danRoh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam Oktaf Paskah, 8 April 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.