EPISODE · Feb 11, 2025 · 6 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan biasa ke-5 masa biasa, 12 Februari 2025
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Victor dan Ade dari Komunitas Pukat Labuan Bajo di Keuskupan Labuan Bajo, Indonesia. Kejadian 2: 4b-9.15-17; Mazmur tg 104: 1-2a.27-28.29bc-30; Markus 7: 14-23BERSYUKUR ATAS FIRDAUS Renungan kita pada hari ini bertema: Bersyukur AtasFirdaus. Orang Eropa sangat bersyukur atas keindahan alam tanah airnya, namunketika mereka berkesempatan mengunjungi belahan dunia lain, mereka lebihbersyukur lagi karena dunia ini sangat indah untuk dinikmati. Orang Asia begitubangga dengan kekayaan alam dan dunia tropisnya. Namun ketika mengalami Eropaatau Amerika, mereka tambah kagum dan bersyukur bahwa dunia ini amat indah. Orang Amerika sangat memuji budaya dan tanah airnyasebagai surga di dunia, namun ketika datang ke Eropa, Asia atau Afrika, merekamenjadi diperkaya oleh kenyataan dunia ini yang begitu indah dan harusdisyukuri. Demikian juga orang Afrika yang sangat yakin dengan keindahan aslitanah airnya penuh dengan hasil bumi. Namun mereka akan bertambah senang danbersyukur ketika mereka sampai ke Eropa, Amerika, dan Asia untuk ikut mengalamikeindahan dunia ini. Kesimpulannya, kita berterima kasih dan kagum dengan Tuhanyang mengadakan dan menyerahkan semua itu kepada kita. Rasa kagum, bangga, berterima kasih dan bersyukur pertamakali dibuat oleh manusia yang pertama Adam dan Hawa. Setelah mereka diciptakansesuai gambar dan rupa Allah sebagai pria dan wanita, Tuhan menempatkan merekake taman Firdaus yang begitu lengkap dan indah. Sebenarnya kita semua mengikutisebuah proses utama yang sama. Saya dilahirkan sebagai orang dari ras danbudaya yang khas, ditempatkan di dalam sebuah lingkungan yang sesuai denganfaktor-faktor keturunan saya. Tuhan membuat kita masing-masing gambar danrupa-Nya dari sudut ciptaan yang khas tentang diri dan tempat kita berasal. Maka saya menerima, bangga, dan bersyukur ataspenciptaanku dan penempatanku di tempat saya berasal. Anda, dia, dan merekajuga demikian: masing-masing dikarunia pribadi yang khas dan dibuat melekatdengan keindahan dan keutuhan dalam lingkungan tempat tinggal yang sesuaidengan pribadi masing-masing orang. Kejahatan dan dosa timbul ketika seseorangtidak betah dengan lingkungan atau “firdaus” tempat ia berada. Ketika relasiantara seorang dengan yang lainnya di dalam “firdaus” itu bukan lagi sebagai sesamamanusia yang bermartabat tetapi musuh yang mengancam dan merugikan, di situterjadi bencana kemanusiaan. Firdaus berubah menjadi taman dosa. Hubungan antara pribadi dan pribadi dengan lingkungannya,menurut teks Injil pada hari ini, menjadi rusak karena niat jahat dan keinginannegatif yang keluar dari hati manusia. Datangnya kejahatan adalah dari dalamdiri manusia. Kita perlu memperkuat rasa syukur dan bangga karena kitadikaruniai rahmat untuk hidup bersama dengan sesama kita di dalam firdaustempat kita berada, maka kejahatan-kejahatan dapat dihindari dari kehidupankita.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa ... Ya Allah kami,semoga Roh-Mu selalu menjiwai hidup kami setiap saat dan di tempat ini. Bapakami yang ada di surga ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
Ready to play
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan biasa ke-5 masa biasa, 12 Februari 2025
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.