EPISODE · Feb 24, 2026 · 7 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 25 Februari 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Kris Waleng dan Welin Duan dari Gereja Santo Fransiskus Xaverius, Paroki Tanjung Priok, di Keuskupan Agung Jakarta, Indonesia. Yunus 3: 1-10; Mazmur tg 51: 3-4.12-13.18-19; Lukas 11: 29-32.LEBIH DARI PADATANDA YANG MEMPERINGATKAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Lebih DaripadaTanda Yang Memperingatkan. Ketika para pemuka, pemimpin dan cendekia Yahudimenekan Yesus supaya memberikan mereka tanda atas semua yang diperbuat-Nya,Yesus tidak sudi memberikan. Ia berbalik menanggapi mereka dengan sebuah carapembungkaman. Ia berkata dalam berbagai kesempatan dan dalam aneka perkataanbahwa Ia sendiri adalah tanda Allah. Karena itu mereka tak perlu lagipembuktian dari surga selain diri Yesus yang sedang berbicara dengan mereka. Kitab nabi Yunus dalam bacaan pertama memperlihatkan kalauorang-orang Niniwe dan kotanya yang terkenal berdosa, mengenali peringatanAllah ketika Yunus datang dan berbicara kepada mereka. Tuhan menghadirkantanda-Nya melalui nabi Yunus. Lalu kota itu, berikut pemimpin dan penduduknyamendengarkan nabi, lalu hasilnya ialah mereka semua bertobat. Pada kejadianlain, Ratu dari Syeba yang tidak seagama dengan Yahudi mengenali kebijaksanaanAllah di dalam Raja Salomo. Ini menunjukkan bahwa Yunus dan Salomo adalah tandadari Allah. Tanda pada Yunus berisi pesan kerahiman Allah bagi orang-orangNiniwe. Tanda pada Salomo berisi pesan suka cita kebijaksanaan kepada ratu danseluruh dunia. Jika sikap manusia ialah menerima, mengakui, danmenyanggupi pesan dari Allah melalui tanda-tanda tersebut, semuanya menjadimudah dan Tuhan memberkatinya dengan karunia melimpah. Manusia memperoleh sukacita, damai, kebahagiaan, dan keselamatan. Persoalannya ialah kalau manusiatidak mendengar, menolak, dan tidak menyanggupi peringatan itu. Jelas akibatnyaialah mereka tidak mendapatkan berkat karunia Allah. Sikap para pemuka,pemimpin, dan cendekia Yahudi itu justru lebih keras, yaitu mereka tidak menerimadan mengakui Tuhan Yesus yang lebih dari pada Yunus dan Salomo. Ini adalahkesalahan besar mereka, maka Tuhan yang langsung memperingatkan mereka! Kita mengalami kehadiran Tuhan langsung melalui firman-Nyayang diwartakan. Firman itu difasilitasi oleh Gereja sebagai terang dan sumberkehidupan kita. Di dalam Ekaristi, firman itu berubah menjadi tubuh yang kitaterima dan santap. Di dalam sakramen tobat, firman itu menjadi pesan kerahimanyang mengampuni dan menyelamatkan kita dari dosa. Di dalam homili, firman itumenjadi siraman rohani yang menyegarkan dahaga jiwa kita. Di dalam berkatpastor, firman itu menjadi kekuatan rohani yang menguatkan hidup rohani kita.Di dalam lagu-lagu rohani, firman itu menjadi sentuhan lembut yang membuat dirikita tenang dan nyaman. Di dalam nasihat orang tua dan orang dewasa, firman itumelindungi kita. Jadi di dalam seluruh hidup kita firman Tuhan menjelma. Kitahanya perlu menerima dan mengakui bahwa ada Tuhan, lalu menyanggupikehendak-Nya. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa yang baik,penuhilah hati kami dengan kebijaksanaan dan kasih-Mu supaya selalu berpihakkepada-Mu. Biarkanlah kami selalu mengakui-Mu dengan segenap hati kami.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 25 Februari 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.