EPISODE · Jan 27, 2026 · 10 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-3 masa biasa, 28 Januari 2026, Peringatan Santo Tomas Aquino, Imam dan Pujangga Gereja
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Lusia dan Yohanes dari Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. 2 Samuel 7: 4-17; Mazmur tg 89: 4-5.27-28.29-30; Markus 4: 1-20.TEMPAT TINGGALTUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tempat TinggalTuhan. Di dalam sebuah sesi pelajaran agama di kelas 5 sd, seorang muridbertanya kepada gurunya: "Di manakah tempat tinggal Tuhan?" Anak itumendapatkan dua jawaban, yang bagi dia merupakan jawaban yang memuaskan.Jawaban pertama ialah bahwa Tuhan tinggal di surga dan juga di hati setiaporang. Di setiap tempat kita berada dan pada suatu waktutertentu, Tuhan berada di surga yang di atas sehingga Ia melihat setiap gerakdan keadaan kita. Tuhan berdiam di dalam hati kita, sehingga ia berbisik danmenyadarkan kita melalui suara hati dan buah-buah pikiran yang sehat danpositif, dan kita menerimanya sebagai kebenaran. Menurut Santo Tomas Aquino,teolog terkemuka Gereja, Tuhan Allah berdiam di dalam hati manusia melaluirahmat dan kehadiran-Nya itu kita alami dalam iman dan kasih. Rahmat merupakanberkat dari-Nya yang menghasilan iman dan kasih pada kita. Ada kemungkinan orang-orang yang tidak mengenal danpercaya kepada Tuhan merasa bahwa tidak ada Tuhan di dalam hati mereka. Namunsebenarnya Tuhan sungguh ada di dalam mereka, tetapi mereka memilih untukmenolaknya. Jadi Kehadiran Tuhan dimana-mana dan di dalam hati manusia ini mau ditegaskan Allah kepada Daud supayatidak membangun sebuah tenda atau rumah kotak sebagai tempat tinggal TuhanAllah. Tuhan telah menyertai Daud sampai ke mana-mana dalam setiap perangnya,akan lucu kalau Tuhan dikurungkan saja di dalam sebuah rumah. Tuhan dapat kita jumpai dan alami karena Ia datang ke hatikita dan di dalam rumah keluarga atau komunitas kita masing-masing. Ia datangsebagai firman-Nya yang menyebar dan tertanam di sana, bertumbuh, dan berbuahuntuk dinikmati. Kita sebagai pribadi, keluarga, kelompok, dan Gereja selainsebagai tempat tinggal Tuhan sejak pembaptisan, juga menjadi tanah subur untukbertumbuh dan berbuahnya firman Tuhan. Adalah sebuah mujizat yang tak pernahdibuat oleh siapa pun, selain Yesus Kristus. Ia memilih untuk masuk ke dalamdiri setiap pengikut-Nya untuk membuatnya tumbuh, hidup sesuai dengankehendak-Nya, dan berbuah seperti yang dikehendaki-Nya. Hendaknya kita menyadari sampai detik ini, bahwa diri kitadimasuki oleh firman Allah yang memanggil, lalu kita ikuti dan Firman itubertumbuh sedemikian sampai membuat seseorang memantapkan pilihan hidupnya. Iamenjalani pilihan hidupnya itu dan berbuah, yaitu menjadi seorang denganpanggilan khusus atau hidup sebagai orang awam pada umumnya. Kitamasing-masing, di dalam doa dan renungan pribadi, perlu merenungkan selalubetapa pilihan Tuhan untuk tumbuh di dalam diri kita itu tidak salah. Sampaidetik ini, Dia tetap membutuhkan kita supaya firman-Nya itu tumbuh. Kita perluselalu menyadarinya dan menyanggupinya di dalam suka cita.Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha kuasa,bersabdalah selalu dan hamba-hamba-Mu ini setia mendengarkan. Semoga sabda-Mutumbuh dan berbuah demi kebaikan kami. Bapa kami yang ada di surga ... Dalamnama Bapa ...
Embed this episode
Ready to play
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam pekan ke-3 masa biasa, 28 Januari 2026, Peringatan Santo Tomas Aquino, Imam dan Pujangga Gereja
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.