EPISODE · Mar 31, 2026 · 9 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam Pekan Suci, 1 April 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Felicia Chandra dari Paroki Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda di Keuskupan Banjarmasin, Indonesia. Yesaya 50: 4-9a; Mazmur tg 69: 8-10.21bcd-22.31.33-34; Matius 26: 14-25.TANTANGAN YUDAS ISKARIOT Tema renungan kita pada hari ini ialah: Tantangan YudasIskariot. Salah satu dari 12 rasul Yesus yang mati lebih dahulu ini bernasibtragis yang sangat negatif. Kita katakan begini untuk membedakan nasib tragisyang dialami hampir semua rasul lainnya yang kemudian hari mati sebagai martirGereja. Yudas mati sungguh tragis dan sangat tidak bermartabat. Kisah itu terjadi lebih dari 2000 tahun lalu, persisnyapada saat hukuman mati dijatuhkan kepada Yesus melalui pengadilan yang tidakadil. Kita yang mengenang peristiwa ini khususnya dalam setiap tahun sekitarhari-hari pekan suci, memandangnya sebagai pelajaran yang kaya dengannilai-nilainya. Semua pelajaran itu merupakan tantangan Yudas Iskariot yangperlu kita hadapi sebagai bagian dari pembentukan iman kita kepada Kristusdalam sepanjang hidup kita masing-masing. Tantangan Yudas yang paling menonjol bagi kita saat iniialah cinta akan materi. Gaya hidup yang bertumpu hanya pada materi, atau hiduphanya diukur oleh materi seperti uang dan harta benda, lazim kita kenal dengansebutan materialisme. Dari gaya ini timbul aneka kejahatan lain sepertipencurian, korupsi, diskriminasi, perang, dan terorisme. Kita sebagai pengikutKristus yang baik, tentu saja tidak ingin bernasib seperti Yudas, hanya karenaberjuang untuk materi orang akhirnya menemukan kehampaan dalam hidupnyasendiri. Tantangan politisasi agama merupakan aspek yang lumayanpenting bagi kita. Baik Yudas dan para rasul lainnya maupun para pemuka Yahudirupanya punya kepentingan politik. Mereka ingin supaya ada Mesias yang hadirbagi mereka. Dengan bantuan Mesias mereka harus dibebaskan dari penjajahRomawi. Tetapi mereka salah paham dan mati langkah. Yesus bukan untuk mereka.Di dalam kehidupan bermasyarakat di negeri kita, kita ditantang untukbenar-benar menghindari politisasi agama. Jangan ada pengaruh politik masuk di dalamnya,demikian juga jangan pernah gaya hidup beriman memberlakukan cara-caraberpolitik yang cenderung memecah belah. Tantangan lain yang dapat kita tandai dari peristiwasiasat yang dimainkan oleh Yudas ialah kemunafikan. Siasatnya ialah memelukYesus, mencium-Nya, lalu mengirim pesan kepada para algojo dan orang-orangYahudi untuk menangkap Yesus. Betapa ini merupakan cara-cara kemunafikan olehsiapa pun di antara kita yang menjual teman, saudara, kerabat, tetangga,kampung halaman, agama, bangsa dan tanah air sendiri. Motivasi apa pun itu yangsenantiasa sangat duniawi, gampang membuat seseorang menyangkal yang seharusnyaia lindungi dan hormati. Tantangan-tantangan ini harus kita lawan dan kitaatasi. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Yesus Kristus, terangilah kami selalu untukmenghindari sikap Yudas di dalam diri kami sehingga kami dapat hidup suciseperti diri-Mu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus ... Dalam namaBapa ...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Rabu dalam Pekan Suci, 1 April 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.