EPISODE · Aug 7, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-18 masa biasa, 8 Agustus 2026, Peringatan Santo Dominikus, Imam
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Theresia Tuti Andayani dan Lukas Martin Satryo Ariwibowo dari Gereja Kristus Raja, Paroki Bajiro Yogyakarta di Keuskupan Agung Semarang, Indonesia. Habakuk 1: 12 - 2: 4; Mazmur tg 9: 8-9.10-11.12-13; Matius 17: 14-20.IMAN SEBESAR BIJI SESAWI Renungan kita pada ini bertema: Iman Sebesar Biji Sesawi. Ada kenyataanbahwa setelah sekian waktu mengikuti Sang Guru, Yesus Kristus, terbukti pararasul tidak dapat menyelesaikan suatu masalah yang mereka hadapi. Orang sakitdan kerasukan roh jahat tidak dapat mereka sembuhkan dan bebaskan dari rohjahat itu. Mereka jelas menyadari ada yang tidak beres dengan iman mereka,namun mereka tidak tahu persis apa sebenarnya yang tidak beres itu. Yesus Kristus menemukan bahwa yang kurang pada mereka ialah kekuatan,kualitas dan inti iman itu meski mereka hidup bersama-Nya setiap saat. Imandiumpamakan sebesar biji sesawi, yaitu meski kecil tetapi berisi, berkualitas,berkekuatan dan dikaruniai untuk tumbuh menjadi besar. Potensi yang sedemikianbesar itu akan mampu melakukan apa yang tidak mungkin. Dengan kekuatan itu,gunung juga dapat diperintahkan untuk berpindah tempatnya. Konkretnya, iman sebesar biji sesawi itu seperti apa? Aspek paling intiialah di dalam diri seorang beriman, Tuhan adalah penentu dan penggeraknya. Inimengikuti apa yang dikatakan oleh Santo Paulus, bahwa hidupnya adalah bukandirinya sendiri, tetapi Yesus Kristus yang hidup dalam di dalam dirinya.Misalnya Anda diminta oleh teman untuk membantu meringankan sakitnya. Andaberkeyakinan bahwa Tuhan yang akan berbuat semuanya. Anda berdoa dan memberikansegala perhatian untuk membantunya, tapi Tuhan tetap nomor satu yang diberikanruang atau kesempatan untuk melakukan bagian-Nya. Jika hanya kemampuan manusia yang diandalkan, akibatnya orang menjadi cepatmalas, bosan, marah dan menyerah. Mungkin Tuhan tidak diberikan ruang dankesempatan untuk melakukan apa yang menjadi bagian-Nya. Akhirnya kita akanmengeluh seperti para rasul, yaitu mengapa kita tak bisa menyembuhkan ataumenyelesaikan persoalan sendiri? Mungkin dari keheningan-Nya Tuhan hendak berbisik, kata-Nya, "Imanmu tidakkuat. Engkau tidak melibatkan Aku." Aspek berikutnya yang menandakan iman sebesar biji sesawi ialah kesadarandan kecintaan untuk mempertahankan iman yang sudah tumbuh di dalam diri kita.Meski kecilnya seperti biji sesawi, godaan untuk meremehkan atau lalaimerawatnya harus dapat dikalahkan. Santo Dominikus yang kita rayakan pada hariini, menekuni panggilannya dengan penuh perhatian dan tanpa kenal lelah dalamusaha untuk membuat Sabda Tuhan mengambil bagian dalam hidup manusia. Apa yangdilakukannya itu adalah sama dengan nabi Habakuk yang mengatakan bahwa imanadalah alasan satu-satunya bagi kita untuk hidup dalam kebenaran. Hanya denganitu iman kita dapat bertahan sampai akhir. Marilah kita berdoa.Dalam nama Bapa... Ya Tuhan Yesus Kristus, Bunda-Mu dan juga Bunda kami, SantaPerawan Maria menjadi teladan bagi iman kami sehingga menjadi seperti bijisesawi yang sangat berguna. Tuntunlah kami untuk selalu meneladani iman Bunda Maria.Salam Maria... Dalam nama Bapa...
Embed this episode
Ready to play
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-18 masa biasa, 8 Agustus 2026, Peringatan Santo Dominikus, Imam
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.