EPISODE · Apr 24, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-3 Paskah, 25 April 2026, Pesta Santo Markus, Pengarang Injil
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Suster Fransiska, FSGM dari Paroki Katedral Kristus Raja Tanjung Karang di Keuskupan Tanjung Karang, Lampung, Indonesia. 1 Petrus 5: 5b-14; Mazmur tg 89: 2-3.6-7.16-17; Markus 16: 15-20.MARKUS SI MURID OTENTIK Renungan kita pada hari ini bertema: Markus Si MuridOtentik. Yang membedakan antara murid otentik dan yang bukan ialah ketekunan,kesetiaan, dan produktivitas. Santo Markus penginjil digolongkan dalam muridotentik karena ia memenuhi tiga kriteria tersebut. Ia tekun sebagai murid rasulPetrus, setia pada ajaran-ajaran YesusKristus, dan berproduktif dalam perjalanan misioner Gereja perdana. Berguru kepada seorang guru yang baik merupakan pengalamanistimewa setiap murid. Relasi yang formatif dan penuh kepercayaan menumbuhkanfondasi pembentukan diri dan pembelajaran yang sesungguhnya bagi si murid.Pengalaman Petrus dan Markus cukupmenggambarkan bahwa berkat Tuhan Yesus Kristus dan bimbingan Roh Kudus telahmembuahkan di dalam mereka suatu kerja sama yang ideal dalam terlaksananyaperutusan Gereja Perdana. Santo Petrusmengungkapkan hubungan ini dengan menyebut Markus sebagai anaknya sendiri. Persekutuan yang kuat antara guru dan murid dan dapatdiperbesar lingkupnya menjadi orang tua dan anak, Tuhan dan manusia merupakansuatu kekuatan. Apalagi kalau persekutuan itu dapat disamakan dengan sebuahsenjata yang ampuh. Manfaat kekuatan ini ialah seperti yang diuraikan dalambacaan pertama hari ini dari surat Santo Petrus yang pertama (5, 6-14):lawanlah si iblis yang berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-ngaummencari orang untuk ditelannya, lawanlah itu dengan iman yang teguh. Ini adalahtandanya menjadi murid Yesus yang sesungguhnya. Markus terbukti sangat setia pada ajaran-ajaran YesusKristus, yang pada akhirnya mencapai panggilannya sebagai seorang penulisInjil. Roh Yesus Kristus sungguh bekerja dalam dirinya, terutamamenginspirasikan dirinya untuk menulis. Tradisi suci Gereja menyebutkan bahwaInjil ini mendekati yang otentik. Ini sebenarnya menegaskan bahwa Injil Markusmerupakan injil yang paling pertama ditulis, dibandingkan ke-3 Injil lainnya.Luas tulisannya paling sedikit atau singkat, dan menurut tradisi tulisan seperti itu lebih mendekati aslinya. Mengikuti pesan Yesus supaya para rasul dan murid pergiseluruh dunia untuk mewartakan Injil kepada segala bangsa, Markus mengambiltugas ini dengan serius. Ia menjadi teman perjalanan Petrus sekitar dunia Timur Tengah, kemudian masuk ke Roma dandunia Eropa. Tradisi menyebut bahwa St. Petrus wafat sebagai martir di Roma, sedangkan St. Markusmenjelajahi Italia dan dipercaya wafat di bagian utara Italia. Marilahkita berdoa. Dalam nama Bapa... Ya Tuhan maha baik, terima kasih ataspilihan-Mu penginjil Markus yang mengajarkan kami tentang kebenaran-Mu. Semogakami semakin mencintai kitab suci. Bapa kami yang ada di Surga,dimuliakanlah nama-Mu ... Dalam nama Bapa ...
Embed this episode
Ready to play
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Sabtu dalam pekan ke-3 Paskah, 25 April 2026, Pesta Santo Markus, Pengarang Injil
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.