EPISODE · Feb 23, 2026 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 24 Februari 2026
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Suster Wilhelmina OSA dari Komunitas Suster Santo Agustinus di Paroki Santo Yusuf Karang Pilang, Keuskupan Surabaya, Indonesia. Yesaya 55: 10-11; Mazmur tg 34: 4-5.6-7.16-17.18-19; Matthew 6: 7-15.BUAH BERLIMPAH DARIFIRMAN TUHAN Tema renungan kita pada hari ini ialah: Buah BerlimpahDari Firman Tuhan. Karya Allah untuk menyelamatkan manusia dari dosa memuncakpada kehadiran Putra Allah menjadi manusia di dalam Yesus Kristus. Karya nyataIlahi ini menjadi tema besar untuk direnungkan terus-menerus di dalam hatisetiap orang beriman, dan khususnya semakin kuat di dalam masa Pra Paskah. Ini untuk memperkuat iman kita akan peristiwa YesusKristus yang kita rayakan pada hari Paskah. Kita yang merayakan Paskah, yangdipersiapkan melalui Pra Paskah, mengalami suatu keistimewaan denganberpartisipasi dalam peristiwa Kristus. Yesus senantiasa menegaskan prinsippengorbanan diri-Nya yaitu demi melakukan kehendak Bapa sampai tuntas di duniaini. Pengorbanan itu menandakan betapa setiap dari kita bukan sekedar umat ataupengikut-pengikut-Nya, tetapi sebagai saudara-saudari-Nya sendiri. Ia sendiri berkatabahwa cinta yang paling besar ialah pengorbanan diri seseorang demi kebaikandan keselamatan saudara-saudarinya. Kita sebagai anak-anak Allah melalui sakramen pembaptisandan juga menjadi putra-putri-Nya terkasih memiliki martabat istimewa yaitu satupersaudaraan dengan Yesus Kristus. Bersama dia, kita menyapa Allah di surgasebagai Bapa yang menjadi milik bersama. Semua pengikut Kristus mempertegaspersaudaraannya dengan Yesus, martabatnya sebagai putra-putri Allah, dan dalammemperlakukan Allah sebagai seorang Bapa. Ungkapan hubungan yang intim ini kitadoakan senantiasa di dalam doa “Bapa Kami”. Di dalam masa Pra Paskah, tentu kita berdoa “Bapa Kami”dengan kualitas iman yang terbaik, sebagai salah satu bentuk disiplin dalampraktik kesalehan kita. Doa ini menegaskan persaudaraan kita dengan Kristus,ketika bersama dengan Dia kita menyapa Allah sebagai “Bapa kami”. Sekian banyakdoa ini kita ucapkan dalam satu hari menandakan kalau Bapa yang satu di dalamsurga membuahkan karunia-Nya di dalam diri kita semua yang tetap dekat denganDia, karena persekutuan kita dengan Yesus Kristus. Kelimpahan buah di dalam diri kita tetap dijamin olehkarunia firman Allah yang hadir untuk menerangi, menguatkan, dan membaharuihidup setiap orang beriman. Yesus tidak hadir lagi dalam tubuh-Nya saat ini,tetapi di dalam firman-Nya. Melalui firman itu, kita masing-masing bertumbuhdan berbuah, khususnya dalam bentuk doa-doa yang menyatukan kita dengan Bapa disurga. Doa mengungkapkan apa yang kita lakukan dalam berpuasa, sepertimengampuni dan menahan diri tidak jatuh ke dalam pencobaan. Melalui doa pula kitaungkapkan niat untuk berbuat baik kepada sesama. Marilah kita berdoa. Dalam nama Bapa... Bapa maha baik,utuslah Roh-Mu untuk membantu kami berdoa seperti Yesus Kristus. Kemuliaan...Dalam nama Bapa...
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-1 masa Prapaskah, 24 Februari 2026
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.