EPISODE · Dec 15, 2025 · 8 MIN
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-3 Adven, 16 Desember 2025
from La Porta | Renungan Harian Katolik - Daily Meditation according to Catholic Church liturgy · host Media La Porta
Dibawakan oleh Erna Lolan dan Hendrik Monteiro dari Komunitas Kongregasi Bunda Hati Tersuci Maria di Keuskupan Maumere, Indonesia. Zefanya 3: 1-2.9-13; Mazmur tg 34: 2-3.6-7.17-18.19.23; Matius 21: 28-32.KESELAMATAN KEPADA SEMUA ORANG YANG HINA DINA Tema renungan kita pada hari ini ialah: KeselamatanKepada Semua orang Yang Hina Dina. Nabi Zefanya menubuatkan sesuatu yang kerapterasa terbalik dari logika dunia. Ia menyampaikan bahwa Tuhan tidak berpihakpada kesombongan, kekuasaan yang menindas, atau rasa aman palsu yang dibangunmanusia atas kekuatan dirinya sendiri. Justru Tuhan berjanji meninggalkan “sisaumat yang rendah hati dan miskin”, mereka yang tidak lagi mengandalkan kuasa,jabatan, atau nama besar, melainkan berharap sepenuhnya pada Tuhan.Keselamatan, menurut nubuat ini, lahir dari kerendahan hati, bukan darikeangkuhan. Zefanya dengan tegas mengingatkan bahwa orang-orangcongkak dan berkuasa yang menyalahgunakan kekuatan tidak hidup dalam berkatTuhan. Kekuasaan yang dipakai untuk menindas sesama justru menjauhkan manusiadari wajah Allah. Tuhan tidak terkesan oleh tampilan luar yang megah, tetapimemandang hati yang jujur dan remuk. Di hadapan-Nya, kesombongan adalah tembokyang menghalangi rahmat, sementara kerendahan hati membuka jalan bagikeselamatan. Pesan ini ditegaskan kembali oleh Yesus Kristus dalampewartaan-Nya. Yesus berkali-kali menunjukkan bahwa Kerajaan Allah dekat denganmereka yang tertindas, lapar, menangis, dan dianiaya. Ia berkata bahwa ketikaorang-orang kecil berseru kepada Allah, jeritan mereka tidak pernah diabaikan.Tuhan bukan Allah yang jauh dan tuli, tetapi Allah yang segera datang menolongketika ketidakadilan membuat manusia tak berdaya. Yesus sendiri hidup di tengah orang-orang yangdipinggirkan. Ia makan bersama pemungut cukai, menyentuh orang sakit, danmembela mereka yang diremehkan. Dalam setiap tindakan-Nya, Yesus menyingkapkanwajah Allah yang berpihak pada mereka yang tidak memiliki siapa-siapa selainTuhan. Di mata dunia mereka hina, tetapi di mata Allah mereka berharga dandikasihi. Kita dapat membayangkan seorang buruh kecil yang haknyadirampas, suaranya diabaikan karena tidak punya kuasa atau relasi. Ketika iaakhirnya hanya bisa berdoa dalam diam, Tuhan bekerja dengan cara yang tidakdisangka: hati orang-orang berubah, kebenaran terungkap, dan jalan keadilandibuka sedikit demi sedikit. Bukan karena kekuatannya, tetapi karena ia berserukepada Allah dengan hati yang jujur dan rendah serta penuh harapan. Keselamatan yang dijanjikan Tuhan bukan milik merekayang merasa paling kuat, melainkan milik mereka yang berani berharap kepadaAllah di tengah kelemahan dan kesulitan. Dalam kerendahan hati itulah, Tuhanmenyatakan keselamatan-Nya kepada semua orang yang hina dina. Marilah kita berdoa … Dalamnama Bapa … Ya Allah maha kuasa, mampukanlah kami berbuat seperti Yesus Kristusyang sangat berbelas kasih kepada orang-orang yang susah dan mederita.Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus … Dalam nama Bapa …
Embed this episode
NOW PLAYING
Bacaan dan renungan Sabda Tuhan pada hari Selasa dalam pekan ke-3 Adven, 16 Desember 2025
No transcript for this episode yet
Similar Episodes
No similar episodes found.
Similar Podcasts
No similar podcasts found.